NAMA GURU : NADYA RAMANDHANI, S.Pd.
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA
WAKTU PEMBELAJARAN : RABU, 22 JULI 2026
FASE / KELAS : FASE D / IXD, IXB, DAN IXC
MATERI : TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Peserta didik mampu menganalisis secara kritis dan merekonstruksi teks deskripsi kompleks untuk menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
Menajamkan rasa syukur atas detail kenikmatan hidup dan kesempurnaan ciptaan-Nya.
QS. At-Tin: 4 (Penciptaan manusia yang sempurna)
TUJUAN PEMBELAJARAN :
Peserta didik dapat menjelaskan gagasan utama teks deskripsi kompleks objek lingkungan sekitar dengan bahasa sendiri secara runtut mencerminkan pemahaman makna kesempurnaan ciptaan Allah.
MATERI PEMBELAJARAN :
Jenis Teks Deskripsi
Teks deskripsi memiliki 2 jenis, yaitu berdasarkan bentuk dan isinya.
1. Berdasarkan Bentuk
Teks deskripsi berdasarkan bentuk terdiri dari teks deskripsi yang berdiri sendiri dan teks deskripsi yang termasuk dalam bagian teks lain.
a. Teks Deskripsi yang Berdiri Sendiri
Artinya teks tersebut berdiri sendiri dan tidak dicampuradukkan dengan teks lain.
b. Teks Deskripsi yang Termasuk dalam Bagian Teks Lain
Artinya teks tersebut hanya muncul sekilas di dalam cerita pendek, novel, lirik lagu, atau iklan.
2. Berdasarkan Isi
Teks deskripsi berdasarkan isi terdiri dari teks deskripsi spasial, objektif, dan subjektif.
a. Teks Deskripsi Spasial
Teks yang menggambarkan objek dengan sudut pandang ruang dan waktu.
b. Teks Deskripsi Objektif
Teks yang memuat informasi sebuah objek dengan apa adanya tanpa harus diberi opini tambahan.
c. Teks Deskripsi Subjektif
Teks yang memuat informasi dengan tambahan opini penulis sesuai dengan apa yang dilihat, didengar, atau dirasakannya.
ASESMEN:
Buatlah kelompok terdiri atas 4-6 orang, bacalah dan pahami teks deskripsi yang telah disediakan, kemudian identifikasikan ke dalam jenis-jenis teks deskripsi.
REFLEKSI :
Pembelajaran analisis jenis-jenis teks deskripsi baik yang bersifat objektif, subjektif, maupun spasial berfungsi sebagai fondasi berpikir kritis yang krusial sebelum peserta didik melangkah ke tahap menulis. Melalui pendekatan Deep Learning, peserta didik tidak sekadar menghafal kategori teks, melainkan secara sadar (mindful) membedah sudut pandang, memahami konteks penyajian (meaningful), serta mengenali bagaimana struktur dan kaidah kebahasaan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing jenis teks. Pemahaman analitis yang mendalam ini membekali peserta didik untuk menghasilkan karya tulis yang runtut, akurat, dan bermakna.



