NAMA GURU : NADYA RAMANDHANI, S.Pd.
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA
WAKTU PEMBELAJARAN : SELASA, 21 JULI 2026
FASE / KELAS : FASE D / IXA DAN IXD
MATERI : TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Peserta didik mampu menganalisis secara kritis dan merekonstruksi teks deskripsi kompleks untuk menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
Menajamkan rasa syukur atas detail kenikmatan hidup dan kesempurnaan ciptaan-Nya.
QS. At-Tin: 4 (Penciptaan manusia yang sempurna)
TUJUAN PEMBELAJARAN :
Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga ciri teks deskripsi kompleks tentang keindahan alam dengan tepat sebagai perwujudan rasa syukur atas kesempurnaan ciptaan-Nya.
MATERI PEMBELAJARAN :
Pengertian Teks Deskripsi
Menurut KBBI, yang dimaksud dengan deskripsi adalah pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci. Hal yang akan dideskripsikan disebut dengan objek. Adapun objek yang digambarkan dalam teks deskripsi merupakan objek yang bisa ditangkap oleh panca indera.
Berdasarkan hal itu, maka teks deskripsi adalah teks yang berisi penggambaran suatu objek, baik makhluk hidup, benda, tempat, atau peristiwa secara terperinci, sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, merasakan, atau mengalami sendiri hal yang dideskripsikan oleh penulis. Oleh karena itu, ketika membuat teks deskripsi, pilihlah objek-objek yang juga bisa dibayangkan oleh pembaca ya.
Untuk teks deskripsi yang menggambarkan objek makhluk hidup, kamu bisa mendeskripsikan orang tua, sahabat, hewan, tumbuhan, atau idolamu. Sementara untuk benda, kamu bisa mendeskripsikan alat musik, laptop, kendaraan, dan sebagainya.
Selain itu, kamu juga bisa mendeskripsikan tempat dan peristiwa, seperti kamar, rumah adat, gunung, pantai, bencana banjir, demonstrasi, maupun pentas seni. Gimana, sudah nggak bingung lagi dong mau pilih objek apa untuk dideskripsikan?
Tujuan Teks Deskripsi
Apa sih tujuan dibuatnya teks deskripsi? Menurut Utorodewo (2007), tujuan teks deskripsi adalah untuk menggambarkan bentuk objek pengamatan, sifatnya, rasanya, atau coraknya dengan mengandalkan pancaindra dalam proses penguraiannya.
Ciri-Ciri Teks Deskripsi
Teks deskripsi dapat diidentifikasi dari segi tujuan, objek, dan isi teksnya. Supaya jelas, simak pembahasannya di bawah ini, ya!
1. Ciri Teks Deskripsi dari Segi Tujuan
Dari segi tujuan, teks deskripsi dibuat untuk menggambarkan objek serinci dan selengkap mungkin dari sudut pandang penulis. Dengan begitu, pembaca bisa membayangkan objek tersebut seolah-olah mengalaminya sendiri. Itu sebabnya, teks deskripsi melibatkan 5 kesan atau panca indera dari penulisnya. Melihat, mendengar, mengecap, merasa, dan mencium.
2. Ciri Teks Deskripsi dari Segi Objek
Ciri objek yang digambarkan pada teks deskripsi bersifat khusus, individual dan personal. Artinya, hasil pengamatan objek yang dideskripsikan bisa jadi berbeda meskipun jenisnya sama. Contoh, ketika menulis teks deskripsi tentang tempat wisata, kamu menggambarkan tempat tersebut terlalu ramai dan sesak. Namun, bisa saja temanmu menggambarkan tempat tadi sebagai objek wisata yang seru untuk dikunjungi beramai-ramai.
3. Ciri Teks Deskripsi dari Segi Isi
Ciri teks deskripsi yang terakhir yaitu dari segi isi. Sebuah teks deskripsi harus memuat informasi yang lengkap, jelas, rinci dari pengamatan penulis. Teks deskripsi dibuat berdasarkan pendapat personal (subjektif), sehingga akan ditemukan penggunaan kata-kata sifat.
Contoh: “Kucingku berumur 1 tahun. Bulunya halus, lebat, berwarna abu-abu. Ekornya panjang dan bergoyang setiap kali aku memanggil namanya. Sungguh lucu dan menggemaskan…“
ASESMEN:
Amatilah lingkungan sekitar dengan menggunakan panca indra kalian yaitu dengan menggunakan penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, dan peraba. Kemudian deskripsikan dengan bahasa kalian sendiri apa yang kalian rasakan setelah mengamati lingkungan sekitar kalian.
Pemahaman mendalam mengenai pengertian dan ciri-ciri teks deskripsi yang berfokus
pada pelibatan panca indra, kejelasan objek spesifik, dan penyajian rincian
detail merupakan landasan utama dalam membangun kompetensi literasi peserta
didik. Melalui pendekatan Deep
Learning, pengenalan konsep dasar ini bukan sekadar hafalan teoretis,
melainkan sarana untuk melatih kepekaan observasi (mindful), menghubungkan teks dengan pengalaman nyata
secara bermakna (meaningful),
serta membekali peserta didik dengan berpikir analitis yang kokoh sebelum
mereka melangkah lebih jauh untuk menelaah jenis-jenis teks deskripsi
(objektif, subjektif, spasial) maupun memproduksi karya tulis secara mandiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar