NAMA GURU : NADYA RAMANDHANI, S.Pd.
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA
WAKTU PEMBELAJARAN : SELASA, 11 AGUSTUS 2026
FASE / KELAS : FASE D / IXA DAN IXD
MATERI : STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Peserta didik mampu menganalisis secara kritis dan merekonstruksi teks deskripsi kompleks untuk menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
Menajamkan rasa syukur atas detail kenikmatan hidup dan kesempurnaan ciptaan-Nya.
QS. At-Tin: 4 (Penciptaan manusia yang sempurna)
TUJUAN PEMBELAJARAN :
Peserta didik dapat menganalisis stuktur dan penggunaan kata dalam teks deskripsi kompleks tentang keindahan alam sesuai dengan kaidah kebahasaan secara benar guna menajamkan kepekaan terhadap detail kenikmatan hidup.
· Mindfull
(Berkesadaran) : Peserta didik secara sadar menganalisis ketepatan struktur teks deskripsi (identifikasi,
deskripsi bagian, simpulan) dan memeriksa
kesesuaian penggunaan kata sesuai dengan kaidah kebahasaan.
· Meaningfull
(Bermakna) : Peserta didik mengaitkan
teks deskripsi keindahan alam dengan pengalaman pribadi mereka saat berekreasi
atau menikmati ciptaan Tuhan, sehingga materi terasa dekat dengan diri mereka.
· Joyfull
(Menyenangkan) : Peserta didik mendesain
poster digital, video pendek (reel wisata), atau majalah dinding interaktif yang
memuat teks deskripsi keindahan alam hasil analisis mereka.
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Tahap Mindful (Berkesadaran) — Fokus: Observasi,
Analisis Kritis & Identifikasi Kaidah
Pada tahap
ini, peserta didik dilatih untuk fokus, sadar penuh (mindful), dan
menggunakan panca indra serta kemampuan berpikir kritisnya dalam mencermati
objek dan teks.
· ATP 1.1: Peserta didik melakukan observasi
sadar (mindful observation) terhadap objek keindahan alam di sekitar
untuk melatih kepekaan rasa terhadap detail kenikmatan hidup.
· ATP 1.2: Peserta didik secara sadar menganalisis
ketepatan struktur teks deskripsi kompleks (identifikasi, deskripsi bagian, dan
simpulan) dari model teks yang diberikan.
· ATP 1.3: Peserta didik memeriksa dan menguji
kesesuaian penggunaan kata dalam teks deskripsi tersebut
berdasarkan kaidah kebahasaan yang benar.
2. Tahap Meaningful (Bermakna) — Fokus: Koneksi
Realitas & Relevansi Nilai
Pada tahap
ini, materi dihubungkan langsung dengan pengalaman hidup nyata peserta didik
agar pembelajaran terasa bermakna dan berdampak secara personal.
· ATP 2.1: Peserta didik mengaitkan isi teks
deskripsi keindahan alam dengan pengalaman pribadi mereka saat berekreasi atau
menikmati ciptaan Tuhan, sehingga materi terasa dekat dengan diri mereka.
· ATP 2.2: Peserta didik menyimpulkan fungsi
sosial dari ketepatan struktur dan pemilihan kata dalam teks deskripsi
sebagai sarana menumbuhkan rasa syukur dan kepekaan terhadap pelestarian
lingkungan.
3. Tahap Joyful (Menyenangkan) — Fokus:
Kreativitas, Proyek & Publikasi Karya
Pada tahap
ini, peserta didik menuangkan hasil analisis dan pemahamannya ke dalam bentuk
produk kreatif yang menyenangkan, interaktif, dan apresiatif.
· ATP 3.1: Peserta didik memodifikasi atau
memperbaiki teks deskripsi agar lebih kaya akan kata yang estetis
dan sesuai struktur serta kaidah kebahasaan.
· ATP 3.2: Peserta didik mendesain produk
kreatif berupa poster digital, video pendek (reel wisata), atau majalah
dinding interaktif yang memuat teks deskripsi keindahan alam hasil analisis dan
rekonstruksi mereka.
· ATP 3.3: Peserta didik menyajikan dan memamerkan karya kreatif mereka dalam galeri kelas serta saling memberikan apresiasi positif antarkelompok.
MATERI PEMBELAJARAN :
Berikut adalah Power Point tentang materi Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi Kompleks
Materi yang disampaikan dalam Power Point di atas membahas tentang materi Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi Kompleks, berikut penjelasannya:
Struktur Teks Deskripsi
1. Identifikasi merupakan gambaran umum berisi nama objek atau peristiwa, lokasi, sejarah lahirnya, makna nama, atau pernyataan umum tentang objek yang dideskripsikan.
2. Deskripsi bagian berisi pemaparan secara perinci bagain-bagaian objek. Objek yang dipaparkan dideskripsikan lebih perinci disertai gambar-gambar yang lebih jelas.
3. Penutup berupakan kesan umum atau simpulan tentang objek yang dideskripsikan. Simpulan teks mewakili aspek yang dijabarkan dalam teks deskripsi. Simpulan dibuat dengan bahasa yang singkat, padat, dan jelas.
Kaidah Kebahasan Teks Deskripsi
1. Menggunakan kata sifat untuk mendeskripsikan objek.
2. Menggunakan kata benda terkait dengan objek yang dideskripsikan.
3. Menggunakan kata kerja aksi untuk mendeskripsikan prilaku atau kondisi objek.
4. Menggunakan kata kerja perasaan dan pendapat yang bertujuan mengungkapkan pendapat pribadi
terhadap suatu objek.
5. Menggunakan kata atau bahasa kiasan metafora atau perumpamaan.
6. Mengandung kata keterangan yang bertujuan memberikan informasi tambahan tentang suatu objek
yang dideskripsikan.
7. Menggunakan kata kerja transitif.
8. Menggunakan frasa yang mengandung kata benda.
Media Pembelajaran dan Alat Praga yang digunakan dalam materi pembelajaran Struktur dan Kaidah Kebahasaan yaitu video pendek (reel wisata), majalah dinding interaktif yang memuat teks deskripsi keindahan alam hasil analisis mereka, stabilo, spidol warna.
ASESMEN:
1. Perhatikan kutipan teks deskripsi berikut!
"Pantai Senggigi menyambut kedatangan setiap wisatawan dengan bentangan garis pantai yang panjang dan pasir putih yang lembut. Ombak di sini tenang, berkejaran dengan buih putih yang menyapu kaki, menciptakan suasana damai bagi siapa saja yang singgah."
Bagian struktur teks deskripsi kompleks yang tepat untuk kutipan di atas adalah...
A. Simpulan / Penutup
B. Identifikasi (Pernyataan Umum)
C. Deskripsi Bagian
D. Penegasan Ulang
Indikator: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan penggunaan kata sifat (adjektiva) yang tepat.
2. Perhatikan kalimat rumpang berikut!
"Udara di kawasan pegunungan itu terasa begitu _______, berpadu dengan kabut tebal yang menyelimuti pepohonan hijau."
Pilihan kata sifat (adjektiva) yang paling tepat dan estetis untuk melengkapi kalimat rumpang di atas guna menajamkan kepekaan terhadap keindahan alam adalah...
A. Panas
B. Sejuk
C. Bising
D. Kering
Indikator: Peserta didik mampu menganalisis ketepatan diksi dan dampaknya terhadap kepekaan indra pembaca.
3. Perhatikan dua kalimat deskripsi berikut:
Kalimat 1: "Di pagi hari, udara di desa sangat dingin dan air sungainya jernih."
Kalimat 2: "Pagi hari di desa menyuguhkan udara dingin yang menusuk tulang, mengalirkan air sungai bening berkilau bagai kristal di bawah sinar matahari."
Berdasarkan kaidah kebahasaan teks deskripsi kompleks, manakah analisis yang paling tepat mengenai perbandingan kedua kalimat tersebut?
A. Kalimat 1 lebih baik karena menggunakan struktur tata bahasa yang sangat baku dan singkat.
B. Kalimat 2 lebih unggul karena pemilihan kata sifat dan majasnya mampu membangkitkan kepekaan panca indra dan imajinasi pembaca secara mendalam.
C. Kalimat 1 dan 2 memiliki kualitas yang sama karena menyampaikan informasi objek yang persis sama.
D. Kalimat 2 kurang tepat karena terlalu banyak menggunakan kata sifat yang berlebihan sehingga menyalahi kaidah kebahasaan.
Indikator:
Peserta didik mampu menganalisis kekurangan struktur atau kaidah kebahasaan dalam
sebuah paragraf deskripsi dan memperbaikinya.
4. Perhatikan paragraf deskripsi berikut!
"Gunung Bromo adalah tempat wisata yang bagus. Di sana banyak orang datang untuk melihat matahari terbit. Jalannya berpasir dan udaranya dingin sekali. Pemandangannya indah dilihat dari atas kawah."
Paragraf di atas dinilai masih kurang mendalam dan belum memenuhi kaidah teks deskripsi kompleks yang kaya akan diksi (kata sifat).
Tugas Anda:
1. Analisislah apa kekurangan dari teks tersebut jika dikaitkan dengan tujuan menajamkan kepekaan panca indra pembaca!
2. Tulislah kembali (rekonstruksi) paragraf tersebut menjadi minimal 3 kalimat yang kaya akan penggunaan kata sifat (adjektiva) dan perincian objek agar pembaca dapat ikut merasakan keindahannya!
Indikator:
Peserta didik mampu mengevaluasi dampak pemilihan diksi terhadap kepekaan
emosi/lingkungan serta merancang bagian teks deskripsi kompleks secara utuh.
5. Bacalah ilustrasi berikut dengan cermat!
Sebuah kawasan hutan mangrove di pesisir pantai mengalami kerusakan akibat alih fungsi lahan, namun sebagian kecil areanya masih menyisakan keanekaragaman hayati yang menakjubkan bagi pengunjung yang peka terhadap kelestarian alam.
Tugas Anda:
1. Evaluasilah mengapa kemampuan menulis teks deskripsi kompleks tentang keindahan alam atau lingkungan dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar?
2. Buatlah sebuah rancangan awal struktur teks deskripsi kompleks (cukup bagian Identifikasi dan Deskripsi Bagian) berdasarkan ilustrasi hutan mangrove tersebut dengan menerapkan pilihan kata sifat yang hidup untuk menggugah kesadaran pembaca!
KESIMPULAN :
Kesimpulan Materi:
Teks deskripsi
adalah teks yang berfungsi untuk menggambarkan suatu objek atau peristiwa
secara jelas dan terperinci. Secara garis besar, materi ini dibagi menjadi dua
aspek utama, yaitu:
1. Struktur Teks (Kerangka Penulisan):
· Identifikasi: Bagian awal yang memuat gambaran umum objek (nama, lokasi, sejarah, atau pernyataan umum).
· Deskripsi Bagian: Bagian inti yang memaparkan detail atau bagian-bagian spesifik dari objek secara mendalam.
· Penutup/Simpulan: Bagian akhir yang berisi kesan umum atau rangkuman singkat, padat, dan jelas mengenai objek yang dibahas.
2. Kaidah Kebahasaan (Unsur Bahasa):
Dalam penulisannya, teks deskripsi didukung oleh delapan kaidah kebahasaan utama guna menghidupkan suasana dan membangun kejelasan makna, yaitu penggunaan kata sifat, kata benda, kata kerja aksi, kata kerja perasaan/pendapat, bahasa kiasan/metafora, kata keterangan, kata kerja transitif, serta frasa berunsur kata benda.
Intisari: Agar sebuah teks deskripsi berhasil menyampaikan informasi sekaligus menggugah perasaan pembaca, penulis harus memadukan kerangka struktur yang runtut (Identifikasi - Deskripsi Bagian – Penutup/Kesimpulan) dengan pilihan kaidah kebahasaan yang kaya dan tepat.