Rabu, 19 Agustus 2026

MENYUSUN TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS

NAMA GURU                        : NADYA RAMANDHANI, S.Pd.

MATA PELAJARAN              : BAHASA INDONESIA 

WAKTU PEMBELAJARAN : RABU, 19 AGUSTUS 2026

FASE / KELAS                       : FASE D / IXD, IXB, DAN IXC

MATERI                                 : MENYUSUN TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS


CAPAIAN PEMBELAJARAN :

Peserta didik mampu menganalisis secara kritis dan merekonstruksi teks deskripsi kompleks untuk menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Menajamkan rasa syukur atas detail kenikmatan hidup dan kesempurnaan ciptaan-Nya.

QS. At-Tin: 4 (Penciptaan manusia yang sempurna) 

 

TUJUAN PEMBELAJARAN : 

Peserta didik dapat merekonstruksi teks deskripsi secara kreatif dengan mengintegrasikan sudut pandang pelestarian lingkungan secara runtut dan sesuai dengan struktur serta kaidah kebahasaan.

·     Mindfull (Berkesadaran) : Peserta didik diajak mengamati kondisi objek deskripsi (misalnya pantai atau hutan) secara kritis, baik melalui foto, video, atau pengamatan langsung. Mereka merefleksikan: "Apa yang terjadi pada objek ini jika manusia tidak peduli?" Hal ini melatih kesadaran (mindfulness) akan pentingnya peran mereka sebagai penjaga lingkungan.

·     Meaningfull (Bermakna) : Peserta didik menyelipkan gagasan penyelamatan lingkungan yang kontekstual ke dalam teks (misalnya: aksi nyata pengelolaan sampah atau pelestarian flora/fauna endemik di objek yang dideskripsikan), sehingga pembelajaran terasa autentik dan berdampak.

·     Joyfull (Menyenangkan) : Proses rekonstruksi dikemas melalui teknik permainan peran, proyek kolaboratif kelompok, atau penggunaan media digital interaktif (misalnya menulis teks deskripsi berwawasan lingkungan dalam bentuk infografis, blog pos, atau storytelling visual).

      Peserta didik merasa senang karena diberi kebebasan berekspresi secara kreatif, kolaboratif, dan imajinatif untuk melahirkan karya tulis yang orisinal.


ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN : 

·         Tahap Analisis:

Peserta didik mengidentifikasi potensi objek (alam/lingkungan) yang akan dideskripsikan sekaligus menemukan celah untuk memasukkan pesan pelestarian lingkungan.

·         Tahap Perencanaan (Menulis):

Peserta didik merancang kerangka teks deskripsi baru dengan menyisipkan gagasan, ide, atau sudut pandang pelestarian lingkungan (misalnya menjaga kebersihan, pelestarian flora/fauna, atau penanggulangan kerusakan alam).

·         Tahap Rekonstruksi (Produk):

Peserta didik menulis ulang/merekonstruksi teks deskripsi berdasarkan kerangka yang telah dibuat dengan menggunakan pilihan kata yang tepat dan menarik.

·         Tahap Evaluasi & Publikasi:

Peserta didik menyunting (merevisi) hasil rekonstruksi teks deskripsi bersama teman sejawat atau guru.

Peserta didik mempublikasikan atau membacakan hasil akhir teks deskripsi berwawasan lingkungan di depan kelas.

 

MATERI PEMBELAJARAN : 

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.

 

Integrasi Nilai Keimanan (Asmaul Husna) & Materi

Al-Khaliq (Maha Pencipta) :

Peserta didik mengamati keindahan ciptaan alam pada objek yang dideskripsikan, lalu merefleksikannya sebagai bukti kebesaran Allah SWT sebagai Al-Khaliq (Maha Pencipta) yang menciptakan segala sesuatu dengan teratur dan sempurna.


Al-Malik (Maha Memelihara) :

Peserta didik menyadari kedudukan manusia di bumi bukan sebagai pemilik mutlak, melainkan sebagai khalifah (pemimpin/pengelola) di bawah kekuasaan Allah SWT sebagai Al-Malik 

 

Ar-Razzaq (Maha Memberi Rezeki) :

Proses ini ditekankan sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki dan kehidupan yang diberikan oleh Allah SWT sebagai Al-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) melalui kekayaan alam yang harus dijaga kelestariannya.


Baik kita akan memulai materi Menyusun Teks Deskripsi Kompleks

Berikut adalah Power Point tentang materi Menyusun Teks Deskripsi Kompleks



 

Materi yang disampaikan dalam Power Point di atas membahas tentang materi Meyusun Teks Deskripsi Kompleks, berikut penjelasannya:


Langkah-Langkah Menyusun Teks Deskripsi

1.   Menentukan Objek atau Tema yang Akan Dideskripsikan

Sebelum menyusun teks deskripsi harus terlebih dahulu tentukan objek yang akan disusun

2.   Melakukan Observasi

Teks deskripi merupakan teks yang menggambarkan objek secara detail, untuk menggambarkan objek secara detail harus melakukan observasi terlebih dahulu

3.   Membuat Kerangka Karangan

Buatlah kerangka karangan yang berfungsi untuk mempermudah membuat teks deskripsi agar lebih terstruktur

4.   Mengembangkan Kerangka Karangan

Kembangkan topik-topiknya dengan memberikan beberapa kalimat perincian dan hubungkan antartopik dengan bahasa yang baik dan konjungsi yang tepat

5.   Merinci Objek

Merinci objek atau suasana menggunakan kata dan kalimat yang merangsang pancaindra, agar pembaca seolah melihat, mendegar, atau , merasakan yang digambarkan dalm teks

6.   Menyunting Karangan

Kegiatan menyunting menyatu dengan proses menulis teks deskripsi, yaitu dengan memeriksa kembali untuk memperbaiki, sehingga kesalahan dalam karangan dapat dihindari 


Menyunting Isi Teks Deskripsi :

1.      Huruf Kapital

2.      Tanda Titik

3.      Tanda Koma

4.      Kata Depan

Pola Pengembangan Teks Deskripsi :

1.   Deskripsi Spasial

Pola deskripsi spasial merupakan suatu pola pengembangan paragraf yang menggambarkan objek berupa ruang, benda, atau tempat

2.   Deskripsi Sudut Pandang

Pola deskripsi sudut pandang merupakan pola yang didasrkan atas posisi penulis dalam mengambarkan objek. Pola pengembangan sudut pandang ada dua yaitu sudut pandang subjektif dan sudut pandang objektif

3.   Deskripsi Pengamatan (Observasi)

Pola deskripsi pengamatan (observasi) adalah suatu pola paragraf yang dikembangkan dengan melakukan pengamatan terhadap objek yang akan dideskripsikan. Pembaca seolah-olah dapat melihat atau mengalami sendiri tentang objek yang dilukiskan

4.   Deskripsi Fokus

      Pola deskripsi fokus merupakan suatu pola yang dikembangkan dengan menonjolkan suatu bagian objek yang dideskripsikan. Perhatian pembaca atau pendengar terfokus pada bagian objek yang dideskripsikan. Paragraf deskripsi fokus dapat digunakan untuk menjelaskan peristiwa, objek benda, atau manusia. 


Agar kalian lebih memahami tentang materi Teks Deskripsi Kompleks, maka silahkan kalian simak video berikut :

https://www.youtube.com/watch?v=hawnX-5kxC0



Media Pembelajaran dan Alat Praga yang digunakan dalam materi pembelajaran Menyusun Teks Deskripsi adalah video atau foto perbandingan objek, teks model berwawasan lingkungan untuk menginspirasi gagasan peserta didik. Selain itu, digunakan LKPD terstruktur sebagai panduan rekonstruksi, diorama atau maket lingkungan sebagai model visual 3D, benda konkret (seperti sampel alam dan sampah) untuk merangsang diksi sensorik, serta peta konsep untuk memetakan struktur teks secara runtut.


ASESMEN:

1.   Perhatikan ilustrasi berikut!

Seorang siswa ingin menulis teks deskripsi tentang sebuah hutan bakau (mangrove) di pesisir pantai. Agar pembaca tidak hanya tahu bentuk fisik hutannya, tetapi juga merasakan suasana tenang sekaligus keprihatinan terhadap sampah plastik yang tersangkut di akar pohon, maka pola pengembangan paragraf dan penggunaan panca indra yang paling tepat dipilih oleh siswa tersebut adalah...

A. Pola spasial dengan dominasi indra penglihatan semata.

B. Pola fokus dengan menonjolkan keindahan hijau daun mangrove secara objektif.

C. Pola sudut pandang subjektif dengan merinci objek menggunakan indra penglihatan dan peraba.

D. Pola pengamatan dengan memusatkan perhatian pada kontras keindahan alam dan pencemaran, serta melibatkan indra penglihatan dan perasa.

 

2.   Perhatikan draf kalimat teks deskripsi berikut!

(1) Di sebelah utara pesisir pantai parangtritis, deburan ombak terdengar menghantam karang dengan gagahnya. (2) Angin laut berembus kencang menerpa wajah, membawa aroma khas air asin yang menyengat. (3) Sayangnya, hamparan pasir putih yang luas kini tercoreng oleh botol-botol plastik bekas yang berserakan di sepanjang garis pantai.

Berdasarkan langkah-langkah menyusun teks deskripsi, draf di atas merupakan wujud dari tahap...

A.  Membuat kerangka karangan berdasarkan struktur umum.

B.  Mengembangkan kerangka karangan sekaligus merinci objek menggunakan panca indra dan  sudut pandang pelestarian lingkungan.

C.  Melakukan observasi lapangan untuk mencari data primer objek wisata.

D.  Menyunting isi teks deskripsi dari segi huruf kapital dan tanda baca.

 

3.   Perhatikan kutipan teks deskripsi berikut!

"Kawasan wisata air terjun itu dikelilingi oleh tebing batu yang menjulang tinggi. Jika kita berdiri tepat di bawah air terjun, percikan airnya terasa sangat dingin di kulit, menyatu dengan suara gemuruh air yang memekakkan telinga namun menenangkan jiwa."

Pola pengembangan yang digunakan dalam kutipan teks deskripsi di atas adalah...

A.    Pola Spasial dan Pola Pengamatan

B.     Pola Fokus dan Pola Sudut Pandang Subjektif

C.     Pola Spasial dan Pola Fokus

D.    Pola Sudut Pandang Objektif dan Pola Pengamatan

 

4.   Studi Kasus Penulisan Teks Deskripsi

Sebuah sekolah mendapat tugas menulis teks deskripsi tentang "Keadaan Hutan Kota yang Mulai Rusak". Seorang siswa bernama Andi hanya menulis: "Hutan kota itu luas dan banyak pohon yang ditebang." Kalimat tersebut dinilai terlalu singkat dan belum memenuhi kriteria teks deskripsi yang baik.

Pertanyaan: Jika Anda berada di posisi Andi, bagaimana cara mengembangkan kalimat tersebut dengan menerapkan langkah merinci objek menggunakan panca indra serta memasukkan sudut pandang pelestarian lingkungan agar pembaca ikut merasakan keprihatinan terhadap kondisi hutan tersebut?

 

5.   Analisis dan Perbaikan Kesalahan (Penyuntingan)

Perhatikan paragraf deskripsi berikut yang ditulis oleh seorang siswa: "di kawasan wisata bukit hijau, udaranya sangat sejuk sekali. pengunjung dapat melihat pemandangan kota dari atas bukit. disana kita harus menjaga kebersihan agar alam tetap lestari."

Pertanyaan: Analisislah kesalahan penulisan dalam paragraf di atas berdasarkan kaidah menyunting isi teks deskripsi (khususnya huruf kapital dan kata depan), kemudian tuliskan kembali paragraf tersebut dengan perbaikan yang benar!



KESIMPULAN :

Kesimpulan Materi:

Secara keseluruhan materi ini membahas tentang penyusunan teks deskripsi yang baik memerlukan 6 langkah utama: menentukan objek, melakukan observasi, membuat kerangka, mengembangkannya, merinci objek menggunakan panca indra, serta menyunting ejaan (huruf kapital, tanda baca, dan kata depan). Dalam penulisannya, teks ini dapat dikembangkan menggunakan 4 pola: spasial (ruang/tempat), sudut pandang (posisi penulis), pengamatan langsung, atau fokus pada bagian tertentu dari objek agar pembaca dapat ikut merasakan, melihat, dan memahami objek yang digambarkan secara nyata.


Selasa, 18 Agustus 2026

STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS

NAMA GURU                        : NADYA RAMANDHANI, S.Pd.

MATA PELAJARAN              : BAHASA INDONESIA 

WAKTU PEMBELAJARAN : SELASA, 18 AGUSTUS 2026

FASE / KELAS                       : FASE D / IXA DAN IXD

MATERI                                 : STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS


CAPAIAN PEMBELAJARAN :

Peserta didik mampu menganalisis secara kritis dan merekonstruksi teks deskripsi kompleks untuk menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Menajamkan rasa syukur atas detail kenikmatan hidup dan kesempurnaan ciptaan-Nya.

QS. At-Tin: 4 (Penciptaan manusia yang sempurna) 

 

TUJUAN PEMBELAJARAN : 

Peserta didik dapat menganalisis stuktur dan penggunaan kata dalam teks deskripsi kompleks tentang keindahan alam sesuai dengan kaidah kebahasaan secara benar guna menajamkan kepekaan terhadap detail kenikmatan hidup. 

·     Mindfull (Berkesadaran) : Peserta didik secara sadar menganalisis ketepatan struktur teks deskripsi (identifikasi, deskripsi bagian, simpulan) dan memeriksa kesesuaian penggunaan kata sesuai dengan kaidah kebahasaan.

·     Meaningfull (Bermakna) : Peserta didik mengaitkan teks deskripsi keindahan alam dengan pengalaman pribadi mereka saat berekreasi atau menikmati ciptaan Tuhan, sehingga materi terasa dekat dengan diri mereka.

·     Joyfull (Menyenangkan) : Peserta didik mendesain poster digital, video pendek (reel wisata), atau majalah dinding interaktif yang memuat teks deskripsi keindahan alam hasil analisis mereka.


ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN : 

·  Tahap 1: Pemahaman Konsep

Peserta didik mengidentifikasi ciri umum dan objek keindahan alam dalam teks deskripsi kompleks.

·  Tahap 2: Analisis Struktur

Peserta didik menganalisis bagian struktur teks (Identifikasi, Deskripsi Bagian, Kesimpulan).

·  Tahap 3: Analisis Kebahasaan & Diksi

Peserta didik menganalisis penggunaan kata konkret, kalimat perincian, majas, dan citraan penginderaan.

·  Tahap 4: Refleksi & Apresiasi

Peserta didik menghubungkan analisis teks dengan penajaman kepekaan rasa, apresiasi detail keindahan alam, dan rasa syukur terhadap nikmat hidup.

 

MATERI PEMBELAJARAN : 

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.

 

Integrasi Nilai Keimanan (Asmaul Husna) & Materi

Al-Khaliq (Maha Pencipta) Dikaitkan dengan Objek & Struktur Teks:

·         Kaitan: Mengagumi keindahan alam sama dengan mengenali karya seni agung dari sang Pencipta (Al-Khaliq).

·         Penerapan: Dalam struktur teks deskripsi bagian Deskripsi Bagian, peserta didik merinci ciptaan Allah secara detail (bentuk, warna, suasana).

 

Al-Wakil / Al-Hafiz (Maha Memelihara) Dikaitkan dengan Kelestarian Alam:

·         Kaitan: Alam semesta dipelihara keseimbangannya oleh Allah.

·         Penerapan: Peserta didik dilatih menganalisis bagaimana penulis mendeskripsikan keteraturan ekosistem dan hubungan antar-makhluk hidup di alam.

 

Ar-Razzaq (Maha Memberi Rezeki) Dikaitkan dengan Kepekaan & Nikmat Hidup:

·         Kaitan: Keindahan alam, udara segar, dan kenikmatan visual adalah bentuk rezeki non-materi.

·         Penerapan: Menggunakan diksi/pilihan kata dan citraan penginderaan untuk menyadari betapa luasnya rezeki Allah berupa kenikmatan hidup yang sering terabaikan.


Baik kita akan memulai materi Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi Kompleks

Berikut adalah Power Point tentang materi Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi Kompleks


 


Materi yang disampaikan dalam Power Point di atas membahas tentang materi Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi Kompleks, berikut penjelasannya:

Struktur Teks Deskripsi

1. Identifikasi merupakan gambaran umum berisi nama objek atau peristiwa, lokasi, sejarah lahirnya, makna nama, atau pernyataan umum tentang objek yang dideskripsikan.

2. Deskripsi bagian berisi pemaparan secara perinci bagain-bagaian objek. Objek yang dipaparkan dideskripsikan lebih perinci disertai gambar-gambar yang lebih jelas.

3. Penutup berupakan kesan umum atau simpulan tentang objek yang dideskripsikan. Simpulan teks mewakili aspek yang dijabarkan dalam teks deskripsi. Simpulan dibuat dengan bahasa yang singkat, padat, dan jelas.

 

Kaidah Kebahasan Teks Deskripsi

1. Menggunakan kata sifat untuk mendeskripsikan objek.

2. Menggunakan kata benda terkait dengan objek yang dideskripsikan.

3. Menggunakan kata kerja aksi untuk mendeskripsikan prilaku atau kondisi objek.

4. Menggunakan kata kerja perasaan dan pendapat yang bertujuan mengungkapkan pendapat pribadi 

    terhadap suatu objek.

5. Menggunakan kata atau bahasa kiasan metafora atau perumpamaan.

6. Mengandung kata keterangan yang bertujuan memberikan informasi tambahan tentang suatu objek

     yang dideskripsikan.

7. Menggunakan kata kerja transitif.

8. Menggunakan frasa yang mengandung kata benda.


Agar kalian lebih memahami tentang materi Teks Deskripsi Kompleks, maka silahkan kalian simak video berikut :

https://www.youtube.com/watch?v=hawnX-5kxC0



Media Pembelajaran dan Alat Praga yang digunakan dalam materi pembelajaran Struktur dan Kaidah Kebahasaan yaitu video pendek (reel wisata), majalah dinding interaktif yang memuat teks deskripsi keindahan alam hasil analisis mereka, stabilo, spidol warna.


ASESMEN:

1.   Perhatikan kutipan teks deskripsi berikut!

"Pantai Senggigi menyambut kedatangan setiap wisatawan dengan bentangan garis pantai yang panjang dan pasir putih yang lembut. Ombak di sini tenang, berkejaran dengan buih putih yang menyapu kaki, menciptakan suasana damai bagi siapa saja yang singgah."

 

Bagian struktur teks deskripsi kompleks yang tepat untuk kutipan di atas adalah...

A.    Simpulan / Penutup

B.     Identifikasi (Pernyataan Umum)

C.     Deskripsi Bagian

D.    Penegasan Ulang

 

2.   Perhatikan kalimat rumpang berikut!

"Udara di kawasan pegunungan itu terasa begitu _______, berpadu dengan kabut tebal yang menyelimuti pepohonan hijau."

 

Pilihan kata sifat (adjektiva) yang paling tepat dan estetis untuk melengkapi kalimat rumpang di atas guna menajamkan kepekaan terhadap keindahan alam adalah...

 A.    Panas

 B.     Sejuk

 C.     Bising

 D.    Kering

 

3.   Perhatikan dua kalimat deskripsi berikut:

Kalimat 1: "Di pagi hari, udara di desa sangat dingin dan air sungainya jernih."

Kalimat 2: "Pagi hari di desa menyuguhkan udara dingin yang menusuk tulang, mengalirkan air sungai bening berkilau bagai kristal di bawah sinar matahari."

 

Berdasarkan kaidah kebahasaan teks deskripsi kompleks, manakah analisis yang paling tepat mengenai perbandingan kedua kalimat tersebut?

A.  Kalimat 1 lebih baik karena menggunakan struktur tata bahasa yang sangat baku dan singkat.

B.  Kalimat 2 lebih unggul karena pemilihan kata sifat dan majasnya mampu membangkitkan kepekaan panca indra dan imajinasi pembaca secara mendalam.

C.  Kalimat 1 dan 2 memiliki kualitas yang sama karena menyampaikan informasi objek yang persis sama.

D.  Kalimat 2 kurang tepat karena terlalu banyak menggunakan kata sifat yang berlebihan sehingga menyalahi kaidah kebahasaan.


4.    Perhatikan paragraf deskripsi berikut!

"Gunung Bromo adalah tempat wisata yang bagus. Di sana banyak orang datang untuk melihat matahari terbit. Jalannya berpasir dan udaranya dingin sekali. Pemandangannya indah dilihat dari atas kawah."

Paragraf di atas dinilai masih kurang mendalam dan belum memenuhi kaidah teks deskripsi kompleks yang kaya akan diksi (kata sifat).

Tugas Anda:

1.   Analisislah apa kekurangan dari teks tersebut jika dikaitkan dengan tujuan menajamkan kepekaan panca indra pembaca!

2.   Tulislah kembali (rekonstruksi) paragraf tersebut menjadi minimal 3 kalimat yang kaya akan penggunaan kata sifat (adjektiva) dan perincian objek agar pembaca dapat ikut merasakan keindahannya!

 

5.   Bacalah ilustrasi berikut dengan cermat!

Sebuah kawasan hutan mangrove di pesisir pantai mengalami kerusakan akibat alih fungsi lahan, namun sebagian kecil areanya masih menyisakan keanekaragaman hayati yang menakjubkan bagi pengunjung yang peka terhadap kelestarian alam.

Tugas Anda:

1.   Evaluasilah mengapa kemampuan menulis teks deskripsi kompleks tentang keindahan alam atau lingkungan dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar?

2.   Buatlah sebuah rancangan awal struktur teks deskripsi kompleks (cukup bagian Identifikasi dan Deskripsi Bagian) berdasarkan ilustrasi hutan mangrove tersebut dengan menerapkan pilihan kata sifat yang hidup untuk menggugah kesadaran pembaca!


KESIMPULAN :

Kesimpulan Materi:

Teks deskripsi adalah teks yang berfungsi untuk menggambarkan suatu objek atau peristiwa secara jelas dan terperinci. Secara garis besar, materi ini dibagi menjadi dua aspek utama, yaitu:

1.      Struktur Teks (Kerangka Penulisan):

·     Identifikasi: Bagian awal yang memuat gambaran umum objek (nama, lokasi, sejarah, atau pernyataan umum).

·     Deskripsi Bagian: Bagian inti yang memaparkan detail atau bagian-bagian spesifik dari objek secara mendalam.

·     Penutup/Simpulan: Bagian akhir yang berisi kesan umum atau rangkuman singkat, padat, dan jelas mengenai objek yang dibahas.


2.   Kaidah Kebahasaan (Unsur Bahasa):

Dalam penulisannya, teks deskripsi didukung oleh delapan kaidah kebahasaan utama guna menghidupkan suasana dan membangun kejelasan makna, yaitu penggunaan kata sifat, kata benda, kata kerja aksi, kata kerja perasaan/pendapat, bahasa kiasan/metafora, kata keterangan, kata kerja transitif, serta frasa berunsur kata benda.

 

Intisari: Agar sebuah teks deskripsi berhasil menyampaikan informasi sekaligus menggugah perasaan pembaca, penulis harus memadukan kerangka struktur yang runtut (Identifikasi - Deskripsi Bagian – Penutup/Kesimpulan) dengan pilihan kaidah kebahasaan yang kaya dan tepat.


Kesimpulan Hasil Pembelajaran:


Secara keseluruhan, rangkaian pembelajaran berbasis Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful) untuk materi analisis struktur dan kaidah kebahasaan teks deskripsi kompleks telah berjalan dengan efektif dan interaktif. Pembelajaran ini berhasil membangun jembatan antara pemahaman teoretis dan kesadaran kritis peserta didik terhadap objek nyata di lingkungan sekitar.


Berdasarkan refleksi dan pemantauan selama proses pembelajaran:

· Sebagian besar peserta didik aktif dalam presentasi, mampu menganalisis struktur (identifikasi, deskripsi bagian, simpulan) dengan tepat, serta kritis dalam mengupas kaidah kebahasaan (kata sifat, metafora, dll) untuk menghidupkan suasana teks.


· Sebagian kecil peserta didik masih kesulitan membedakan jenis kata kerja aksi dengan transitif serta bingung memetakan bagian teks yang panjang, sehingga membutuhkan bimbingan personal.

Jumat, 14 Agustus 2026

STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS

NAMA GURU                        : NADYA RAMANDHANI, S.Pd.

MATA PELAJARAN              : BAHASA INDONESIA 

WAKTU PEMBELAJARAN : JUMAT, 14 AGUSTUS 2026

FASE / KELAS                       : FASE D / IXA

MATERI                                 : STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS


CAPAIAN PEMBELAJARAN :

Peserta didik mampu menganalisis secara kritis dan merekonstruksi teks deskripsi kompleks untuk menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Menajamkan rasa syukur atas detail kenikmatan hidup dan kesempurnaan ciptaan-Nya.

QS. At-Tin: 4 (Penciptaan manusia yang sempurna) 

 

TUJUAN PEMBELAJARAN : 

Peserta didik dapat menganalisis stuktur dan penggunaan kata dalam teks deskripsi kompleks tentang keindahan alam sesuai dengan kaidah kebahasaan secara benar guna menajamkan kepekaan terhadap detail kenikmatan hidup. 

·     Mindfull (Berkesadaran) : Peserta didik secara sadar menganalisis ketepatan struktur teks deskripsi (identifikasi, deskripsi bagian, simpulan) dan memeriksa kesesuaian penggunaan kata sesuai dengan kaidah kebahasaan.

·     Meaningfull (Bermakna) : Peserta didik mengaitkan teks deskripsi keindahan alam dengan pengalaman pribadi mereka saat berekreasi atau menikmati ciptaan Tuhan, sehingga materi terasa dekat dengan diri mereka.

·     Joyfull (Menyenangkan) : Peserta didik mendesain poster digital, video pendek (reel wisata), atau majalah dinding interaktif yang memuat teks deskripsi keindahan alam hasil analisis mereka.


ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN : 

·  Tahap 1: Pemahaman Konsep

Peserta didik mengidentifikasi ciri umum dan objek keindahan alam dalam teks deskripsi kompleks.

·  Tahap 2: Analisis Struktur

Peserta didik menganalisis bagian struktur teks (Identifikasi, Deskripsi Bagian, Kesimpulan).

·  Tahap 3: Analisis Kebahasaan & Diksi

Peserta didik menganalisis penggunaan kata konkret, kalimat perincian, majas, dan citraan penginderaan.

·  Tahap 4: Refleksi & Apresiasi

Peserta didik menghubungkan analisis teks dengan penajaman kepekaan rasa, apresiasi detail keindahan alam, dan rasa syukur terhadap nikmat hidup.

 

MATERI PEMBELAJARAN : 

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.

 

Integrasi Nilai Keimanan (Asmaul Husna) & Materi

Al-Khaliq (Maha Pencipta) Dikaitkan dengan Objek & Struktur Teks:

·         Kaitan: Mengagumi keindahan alam sama dengan mengenali karya seni agung dari sang Pencipta (Al-Khaliq).

·         Penerapan: Dalam struktur teks deskripsi bagian Deskripsi Bagian, peserta didik merinci ciptaan Allah secara detail (bentuk, warna, suasana).

 

Al-Wakil / Al-Hafiz (Maha Memelihara) Dikaitkan dengan Kelestarian Alam:

·         Kaitan: Alam semesta dipelihara keseimbangannya oleh Allah.

·         Penerapan: Peserta didik dilatih menganalisis bagaimana penulis mendeskripsikan keteraturan ekosistem dan hubungan antar-makhluk hidup di alam.

 

Ar-Razzaq (Maha Memberi Rezeki) Dikaitkan dengan Kepekaan & Nikmat Hidup:

·         Kaitan: Keindahan alam, udara segar, dan kenikmatan visual adalah bentuk rezeki non-materi.

·         Penerapan: Menggunakan diksi/pilihan kata dan citraan penginderaan untuk menyadari betapa luasnya rezeki Allah berupa kenikmatan hidup yang sering terabaikan.


Baik kita akan memulai materi Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi Kompleks

Berikut adalah Power Point tentang materi Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi Kompleks


 


Materi yang disampaikan dalam Power Point di atas membahas tentang materi Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi Kompleks, berikut penjelasannya:

Struktur Teks Deskripsi

1. Identifikasi merupakan gambaran umum berisi nama objek atau peristiwa, lokasi, sejarah lahirnya, makna nama, atau pernyataan umum tentang objek yang dideskripsikan.

2. Deskripsi bagian berisi pemaparan secara perinci bagain-bagaian objek. Objek yang dipaparkan dideskripsikan lebih perinci disertai gambar-gambar yang lebih jelas.

3. Penutup berupakan kesan umum atau simpulan tentang objek yang dideskripsikan. Simpulan teks mewakili aspek yang dijabarkan dalam teks deskripsi. Simpulan dibuat dengan bahasa yang singkat, padat, dan jelas.

 

Kaidah Kebahasan Teks Deskripsi

1. Menggunakan kata sifat untuk mendeskripsikan objek.

2. Menggunakan kata benda terkait dengan objek yang dideskripsikan.

3. Menggunakan kata kerja aksi untuk mendeskripsikan prilaku atau kondisi objek.

4. Menggunakan kata kerja perasaan dan pendapat yang bertujuan mengungkapkan pendapat pribadi 

    terhadap suatu objek.

5. Menggunakan kata atau bahasa kiasan metafora atau perumpamaan.

6. Mengandung kata keterangan yang bertujuan memberikan informasi tambahan tentang suatu objek

     yang dideskripsikan.

7. Menggunakan kata kerja transitif.

8. Menggunakan frasa yang mengandung kata benda.


Agar kalian lebih memahami tentang materi Teks Deskripsi Kompleks, maka silahkan kalian simak video berikut :

https://www.youtube.com/watch?v=hawnX-5kxC0



Media Pembelajaran dan Alat Praga yang digunakan dalam materi pembelajaran Struktur dan Kaidah Kebahasaan yaitu video pendek (reel wisata), majalah dinding interaktif yang memuat teks deskripsi keindahan alam hasil analisis mereka, stabilo, spidol warna.


ASESMEN:

1.   Perhatikan kutipan teks deskripsi berikut!

"Pantai Senggigi menyambut kedatangan setiap wisatawan dengan bentangan garis pantai yang panjang dan pasir putih yang lembut. Ombak di sini tenang, berkejaran dengan buih putih yang menyapu kaki, menciptakan suasana damai bagi siapa saja yang singgah."

 

Bagian struktur teks deskripsi kompleks yang tepat untuk kutipan di atas adalah...

A.    Simpulan / Penutup

B.     Identifikasi (Pernyataan Umum)

C.     Deskripsi Bagian

D.    Penegasan Ulang

 

2.   Perhatikan kalimat rumpang berikut!

"Udara di kawasan pegunungan itu terasa begitu _______, berpadu dengan kabut tebal yang menyelimuti pepohonan hijau."

 

Pilihan kata sifat (adjektiva) yang paling tepat dan estetis untuk melengkapi kalimat rumpang di atas guna menajamkan kepekaan terhadap keindahan alam adalah...

 A.    Panas

 B.     Sejuk

 C.     Bising

 D.    Kering

 

3.   Perhatikan dua kalimat deskripsi berikut:

Kalimat 1: "Di pagi hari, udara di desa sangat dingin dan air sungainya jernih."

Kalimat 2: "Pagi hari di desa menyuguhkan udara dingin yang menusuk tulang, mengalirkan air sungai bening berkilau bagai kristal di bawah sinar matahari."

 

Berdasarkan kaidah kebahasaan teks deskripsi kompleks, manakah analisis yang paling tepat mengenai perbandingan kedua kalimat tersebut?

A.  Kalimat 1 lebih baik karena menggunakan struktur tata bahasa yang sangat baku dan singkat.

B.  Kalimat 2 lebih unggul karena pemilihan kata sifat dan majasnya mampu membangkitkan kepekaan panca indra dan imajinasi pembaca secara mendalam.

C.  Kalimat 1 dan 2 memiliki kualitas yang sama karena menyampaikan informasi objek yang persis sama.

D.  Kalimat 2 kurang tepat karena terlalu banyak menggunakan kata sifat yang berlebihan sehingga menyalahi kaidah kebahasaan.


4.    Perhatikan paragraf deskripsi berikut!

"Gunung Bromo adalah tempat wisata yang bagus. Di sana banyak orang datang untuk melihat matahari terbit. Jalannya berpasir dan udaranya dingin sekali. Pemandangannya indah dilihat dari atas kawah."

Paragraf di atas dinilai masih kurang mendalam dan belum memenuhi kaidah teks deskripsi kompleks yang kaya akan diksi (kata sifat).

Tugas Anda:

1.   Analisislah apa kekurangan dari teks tersebut jika dikaitkan dengan tujuan menajamkan kepekaan panca indra pembaca!

2.   Tulislah kembali (rekonstruksi) paragraf tersebut menjadi minimal 3 kalimat yang kaya akan penggunaan kata sifat (adjektiva) dan perincian objek agar pembaca dapat ikut merasakan keindahannya!

 

5.   Bacalah ilustrasi berikut dengan cermat!

Sebuah kawasan hutan mangrove di pesisir pantai mengalami kerusakan akibat alih fungsi lahan, namun sebagian kecil areanya masih menyisakan keanekaragaman hayati yang menakjubkan bagi pengunjung yang peka terhadap kelestarian alam.

Tugas Anda:

1.   Evaluasilah mengapa kemampuan menulis teks deskripsi kompleks tentang keindahan alam atau lingkungan dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar?

2.   Buatlah sebuah rancangan awal struktur teks deskripsi kompleks (cukup bagian Identifikasi dan Deskripsi Bagian) berdasarkan ilustrasi hutan mangrove tersebut dengan menerapkan pilihan kata sifat yang hidup untuk menggugah kesadaran pembaca!


KESIMPULAN :

Kesimpulan Materi:

Teks deskripsi adalah teks yang berfungsi untuk menggambarkan suatu objek atau peristiwa secara jelas dan terperinci. Secara garis besar, materi ini dibagi menjadi dua aspek utama, yaitu:

1.      Struktur Teks (Kerangka Penulisan):

·     Identifikasi: Bagian awal yang memuat gambaran umum objek (nama, lokasi, sejarah, atau pernyataan umum).

·     Deskripsi Bagian: Bagian inti yang memaparkan detail atau bagian-bagian spesifik dari objek secara mendalam.

·     Penutup/Simpulan: Bagian akhir yang berisi kesan umum atau rangkuman singkat, padat, dan jelas mengenai objek yang dibahas.


2.   Kaidah Kebahasaan (Unsur Bahasa):

Dalam penulisannya, teks deskripsi didukung oleh delapan kaidah kebahasaan utama guna menghidupkan suasana dan membangun kejelasan makna, yaitu penggunaan kata sifat, kata benda, kata kerja aksi, kata kerja perasaan/pendapat, bahasa kiasan/metafora, kata keterangan, kata kerja transitif, serta frasa berunsur kata benda.


Kesimpulan Hasil Pembelajaran:


Secara keseluruhan, rangkaian pembelajaran berbasis Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful) untuk materi analisis struktur dan kaidah kebahasaan teks deskripsi kompleks telah berjalan dengan efektif dan interaktif. Pembelajaran ini berhasil membangun jembatan antara pemahaman teoretis dan kesadaran kritis peserta didik terhadap objek nyata di lingkungan sekitar.


Berdasarkan refleksi dan pemantauan selama proses pembelajaran:

· Sebagian besar peserta didik aktif dalam presentasi, mampu menganalisis struktur (identifikasi, deskripsi bagian, simpulan) dengan tepat, serta kritis dalam mengupas kaidah kebahasaan (kata sifat, metafora, dll) untuk menghidupkan suasana teks.


· Sebagian kecil peserta didik masih kesulitan membedakan jenis kata kerja aksi dengan transitif serta bingung memetakan bagian teks yang panjang, sehingga membutuhkan bimbingan personal.