NAMA GURU : NADYA RAMANDHANI, S.Pd.
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA
WAKTU PEMBELAJARAN : SENIN, 13 JULI 2026
FASE / KELAS : FASE D / IXC DAN IXB
MATERI : TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Peserta didik mampu menganalisis secara kritis dan merekonstruksi teks deskripsi kompleks untuk menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
Menajamkan rasa syukur atas detail kenikmatan hidup dan kesempurnaan ciptaan-Nya.
QS. At-Tin: 4 (Penciptaan manusia yang sempurna)
TUJUAN PEMBELAJARAN :
Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga ciri teks deskripsi kompleks tentang keindahan alam dengan tepat sebagai perwujudan rasa syukur atas kesempurnaan ciptaan-Nya.
MATERI PEMBELAJARAN :
Pengertian Teks
Deskripsi
Menurut KBBI, yang dimaksud dengan deskripsi adalah
pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci. Hal
yang akan dideskripsikan disebut dengan objek. Adapun objek yang digambarkan
dalam teks deskripsi merupakan objek yang bisa ditangkap oleh panca indera.
Berdasarkan hal
itu, maka teks deskripsi adalah teks yang berisi penggambaran suatu objek,
baik makhluk hidup, benda, tempat, atau peristiwa secara terperinci, sehingga
pembaca seolah-olah melihat, mendengar, merasakan, atau mengalami sendiri hal
yang dideskripsikan oleh penulis. Oleh karena itu, ketika membuat teks
deskripsi, pilihlah objek-objek yang juga bisa dibayangkan oleh pembaca ya.
Untuk teks
deskripsi yang menggambarkan objek makhluk hidup, kamu bisa mendeskripsikan
orang tua, sahabat, hewan, tumbuhan, atau idolamu. Sementara untuk benda, kamu
bisa mendeskripsikan alat musik, laptop, kendaraan, dan sebagainya.
Selain itu,
kamu juga bisa mendeskripsikan tempat dan peristiwa, seperti kamar, rumah adat,
gunung, pantai, bencana banjir, demonstrasi, maupun pentas seni. Gimana, sudah
nggak bingung lagi dong mau pilih objek apa untuk dideskripsikan?
Tujuan Teks Deskripsi
Apa sih tujuan
dibuatnya teks deskripsi? Menurut Utorodewo (2007), tujuan teks deskripsi
adalah untuk menggambarkan bentuk objek pengamatan, sifatnya, rasanya,
atau coraknya dengan mengandalkan pancaindra dalam
proses penguraiannya.
Ciri-Ciri Teks
Deskripsi
Teks deskripsi
dapat diidentifikasi dari segi tujuan, objek, dan isi teksnya. Supaya jelas,
simak pembahasannya di bawah ini, ya!
1.
Ciri Teks Deskripsi dari Segi Tujuan
Dari segi tujuan, teks deskripsi dibuat untuk menggambarkan
objek serinci dan selengkap mungkin dari sudut pandang penulis. Dengan begitu,
pembaca bisa membayangkan objek tersebut seolah-olah mengalaminya sendiri. Itu
sebabnya, teks deskripsi melibatkan 5 kesan atau panca indera dari penulisnya.
Melihat, mendengar, mengecap, merasa, dan mencium.
2.
Ciri Teks Deskripsi dari Segi Objek
Ciri objek yang digambarkan pada teks deskripsi bersifat khusus, individual dan personal. Artinya,
hasil pengamatan objek yang dideskripsikan bisa jadi berbeda meskipun jenisnya
sama. Contoh, ketika menulis teks deskripsi tentang tempat wisata, kamu
menggambarkan tempat tersebut terlalu ramai dan sesak. Namun, bisa saja temanmu
menggambarkan tempat tadi sebagai objek wisata yang seru untuk dikunjungi
beramai-ramai.
3.
Ciri Teks Deskripsi dari Segi Isi
Ciri teks deskripsi yang terakhir yaitu dari segi isi.
Sebuah teks deskripsi harus memuat informasi yang lengkap, jelas, rinci dari
pengamatan penulis. Teks deskripsi dibuat berdasarkan pendapat
personal (subjektif), sehingga akan ditemukan penggunaan kata-kata sifat.
Contoh: “Kucingku berumur 1 tahun. Bulunya halus,
lebat, berwarna abu-abu. Ekornya panjang dan bergoyang setiap kali aku
memanggil namanya. Sungguh lucu dan menggemaskan…“
ASESMEN:
Amatilah lingkungan sekitar dengan menggunakan panca indra kalian yaitu dengan menggunakan penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, dan peraba. Kemudian deskripsikan dengan bahasa kalian sendiri apa yang kalian rasakan setelah mengamati lingkungan sekitar kalian.
Pemahaman mendalam mengenai pengertian dan ciri-ciri teks deskripsi yang berfokus pada pelibatan panca indra, kejelasan objek spesifik, dan penyajian rincian detail merupakan landasan utama dalam membangun kompetensi literasi peserta didik. Melalui pendekatan Deep Learning, pengenalan konsep dasar ini bukan sekadar hafalan teoretis, melainkan sarana untuk melatih kepekaan observasi (mindful), menghubungkan teks dengan pengalaman nyata secara bermakna (meaningful), serta membekali peserta didik dengan berpikir analitis yang kokoh sebelum mereka melangkah lebih jauh untuk menelaah jenis-jenis teks deskripsi (objektif, subjektif, spasial) maupun memproduksi karya tulis secara mandiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar