Jumat, 28 Agustus 2026

MENYUSUN TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS

IDENTITAS

NAMA GURU                       : NADYA RAMANDHANI, S.Pd.

MATA PELAJARAN             : BAHASA INDONESIA 

HARI/TANGGAL                  : JUMAT, 29 AGUSTUS 2026

FASE / KELAS                      : FASE D / IXA

MATERI                                 : MENYUSUN TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS

PERTEMUAN KE                 : 13


CAPAIAN PEMBELAJARAN :

Peserta didik mampu menganalisis secara kritis dan merekonstruksi teks deskripsi kompleks untuk menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.


TUJUAN PEMBELAJARAN : 

Peserta didik dapat merekonstruksi teks deskripsi secara kreatif dengan mengintegrasikan sudut pandang pelestarian lingkungan secara runtut dan sesuai dengan struktur serta kaidah kebahasaan.

·     Mindfull (Berkesadaran) : Peserta didik diajak mengamati kondisi objek deskripsi (misalnya pantai atau hutan) secara kritis, baik melalui foto, video, atau pengamatan langsung. Mereka merefleksikan: "Apa yang terjadi pada objek ini jika manusia tidak peduli?" Hal ini melatih kesadaran (mindfulness) akan pentingnya peran mereka sebagai penjaga lingkungan.

·     Meaningfull (Bermakna) : Peserta didik menyelipkan gagasan penyelamatan lingkungan yang kontekstual ke dalam teks (misalnya: aksi nyata pengelolaan sampah atau pelestarian flora/fauna endemik di objek yang dideskripsikan), sehingga pembelajaran terasa autentik dan berdampak.

·     Joyfull (Menyenangkan) : Proses rekonstruksi dikemas melalui teknik permainan peran, proyek kolaboratif kelompok, atau penggunaan media digital interaktif (misalnya menulis teks deskripsi berwawasan lingkungan dalam bentuk infografis, blog pos, atau storytelling visual).

      Peserta didik merasa senang karena diberi kebebasan berekspresi secara kreatif, kolaboratif, dan imajinatif untuk melahirkan karya tulis yang orisinal.


ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN : 

·         Tahap Analisis:

Peserta didik mengidentifikasi potensi objek (alam/lingkungan) yang akan dideskripsikan sekaligus menemukan celah untuk memasukkan pesan pelestarian lingkungan.

·         Tahap Perencanaan (Menulis):

Peserta didik merancang kerangka teks deskripsi baru dengan menyisipkan gagasan, ide, atau sudut pandang pelestarian lingkungan (misalnya menjaga kebersihan, pelestarian flora/fauna, atau penanggulangan kerusakan alam).

·         Tahap Rekonstruksi (Produk):

Peserta didik menulis ulang/merekonstruksi teks deskripsi berdasarkan kerangka yang telah dibuat dengan menggunakan pilihan kata yang tepat dan menarik.

·         Tahap Evaluasi & Publikasi:

Peserta didik menyunting (merevisi) hasil rekonstruksi teks deskripsi bersama teman sejawat atau guru.

Peserta didik mempublikasikan atau membacakan hasil akhir teks deskripsi berwawasan lingkungan di depan kelas.

 

MATERI PEMBELAJARAN : 

Assalamualaikum Wr. Wb.


Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, mari kita renungkan tiga sifat agung Allah SWT.

Al-Khaliq (Maha Pencipta) :

Peserta didik mengamati keindahan ciptaan alam pada objek yang dideskripsikan, lalu merefleksikannya sebagai bukti kebesaran Allah SWT sebagai Al-Khaliq (Maha Pencipta) yang menciptakan segala sesuatu dengan teratur dan sempurna.


Al-Malik (Maha Memelihara) :

Peserta didik menyadari kedudukan manusia di bumi bukan sebagai pemilik mutlak, melainkan sebagai khalifah (pemimpin/pengelola) di bawah kekuasaan Allah SWT sebagai Al-Malik 

 

Ar-Razzaq (Maha Memberi Rezeki) :

Proses ini ditekankan sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki dan kehidupan yang diberikan oleh Allah SWT sebagai Al-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) melalui kekayaan alam yang harus dijaga kelestariannya.


Baik kita akan memulai materi Menyusun Teks Deskripsi Kompleks

Berikut adalah Power Point tentang materi Menyusun Teks Deskripsi Kompleks



 

Materi yang disampaikan dalam Power Point di atas membahas tentang materi Meyusun Teks Deskripsi Kompleks, berikut penjelasannya:


Langkah-Langkah Menyusun Teks Deskripsi

1.   Menentukan Objek atau Tema yang Akan Dideskripsikan

Sebelum menyusun teks deskripsi harus terlebih dahulu tentukan objek yang akan disusun

2.   Melakukan Observasi

Teks deskripi merupakan teks yang menggambarkan objek secara detail, untuk menggambarkan objek secara detail harus melakukan observasi terlebih dahulu

3.   Membuat Kerangka Karangan

Buatlah kerangka karangan yang berfungsi untuk mempermudah membuat teks deskripsi agar lebih terstruktur

4.   Mengembangkan Kerangka Karangan

Kembangkan topik-topiknya dengan memberikan beberapa kalimat perincian dan hubungkan antartopik dengan bahasa yang baik dan konjungsi yang tepat

5.   Merinci Objek

Merinci objek atau suasana menggunakan kata dan kalimat yang merangsang pancaindra, agar pembaca seolah melihat, mendegar, atau , merasakan yang digambarkan dalm teks

6.   Menyunting Karangan

Kegiatan menyunting menyatu dengan proses menulis teks deskripsi, yaitu dengan memeriksa kembali untuk memperbaiki, sehingga kesalahan dalam karangan dapat dihindari 


Menyunting Isi Teks Deskripsi :

1.      Huruf Kapital

2.      Tanda Titik

3.      Tanda Koma

4.      Kata Depan

Pola Pengembangan Teks Deskripsi :

1.   Deskripsi Spasial

Pola deskripsi spasial merupakan suatu pola pengembangan paragraf yang menggambarkan objek berupa ruang, benda, atau tempat

2.   Deskripsi Sudut Pandang

Pola deskripsi sudut pandang merupakan pola yang didasrkan atas posisi penulis dalam mengambarkan objek. Pola pengembangan sudut pandang ada dua yaitu sudut pandang subjektif dan sudut pandang objektif

3.   Deskripsi Pengamatan (Observasi)

Pola deskripsi pengamatan (observasi) adalah suatu pola paragraf yang dikembangkan dengan melakukan pengamatan terhadap objek yang akan dideskripsikan. Pembaca seolah-olah dapat melihat atau mengalami sendiri tentang objek yang dilukiskan

4.   Deskripsi Fokus

      Pola deskripsi fokus merupakan suatu pola yang dikembangkan dengan menonjolkan suatu bagian objek yang dideskripsikan. Perhatian pembaca atau pendengar terfokus pada bagian objek yang dideskripsikan. Paragraf deskripsi fokus dapat digunakan untuk menjelaskan peristiwa, objek benda, atau manusia. 


Agar kalian lebih memahami tentang materi Teks Deskripsi Kompleks, maka silahkan kalian simak video berikut :

https://www.youtube.com/watch?v=hawnX-5kxC0



Media Pembelajaran dan Alat Praga yang digunakan dalam materi pembelajaran Menyusun Teks Deskripsi adalah video atau foto perbandingan objek, teks model berwawasan lingkungan untuk menginspirasi gagasan peserta didik. Selain itu, digunakan LKPD terstruktur sebagai panduan rekonstruksi, diorama atau maket lingkungan sebagai model visual 3D, benda konkret (seperti sampel alam dan sampah) untuk merangsang diksi sensorik, serta peta konsep untuk memetakan struktur teks secara runtut.


ASESMEN:

1.   Perhatikan ilustrasi berikut!

Seorang siswa ingin menulis teks deskripsi tentang sebuah hutan bakau (mangrove) di pesisir pantai. Agar pembaca tidak hanya tahu bentuk fisik hutannya, tetapi juga merasakan suasana tenang sekaligus keprihatinan terhadap sampah plastik yang tersangkut di akar pohon, maka pola pengembangan paragraf dan penggunaan panca indra yang paling tepat dipilih oleh siswa tersebut adalah...

A. Pola spasial dengan dominasi indra penglihatan semata.

B. Pola fokus dengan menonjolkan keindahan hijau daun mangrove secara objektif.

C. Pola sudut pandang subjektif dengan merinci objek menggunakan indra penglihatan dan peraba.

D. Pola pengamatan dengan memusatkan perhatian pada kontras keindahan alam dan pencemaran, serta melibatkan indra penglihatan dan perasa.

 

2.   Perhatikan draf kalimat teks deskripsi berikut!

(1) Di sebelah utara pesisir pantai parangtritis, deburan ombak terdengar menghantam karang dengan gagahnya. (2) Angin laut berembus kencang menerpa wajah, membawa aroma khas air asin yang menyengat. (3) Sayangnya, hamparan pasir putih yang luas kini tercoreng oleh botol-botol plastik bekas yang berserakan di sepanjang garis pantai.

Berdasarkan langkah-langkah menyusun teks deskripsi, draf di atas merupakan wujud dari tahap...

A.  Membuat kerangka karangan berdasarkan struktur umum.

B.  Mengembangkan kerangka karangan sekaligus merinci objek menggunakan panca indra dan  sudut pandang pelestarian lingkungan.

C.  Melakukan observasi lapangan untuk mencari data primer objek wisata.

D.  Menyunting isi teks deskripsi dari segi huruf kapital dan tanda baca.

 

3.   Perhatikan kutipan teks deskripsi berikut!

"Kawasan wisata air terjun itu dikelilingi oleh tebing batu yang menjulang tinggi. Jika kita berdiri tepat di bawah air terjun, percikan airnya terasa sangat dingin di kulit, menyatu dengan suara gemuruh air yang memekakkan telinga namun menenangkan jiwa."

Pola pengembangan yang digunakan dalam kutipan teks deskripsi di atas adalah...

A.    Pola Spasial dan Pola Pengamatan

B.     Pola Fokus dan Pola Sudut Pandang Subjektif

C.     Pola Spasial dan Pola Fokus

D.    Pola Sudut Pandang Objektif dan Pola Pengamatan

 

4.   Studi Kasus Penulisan Teks Deskripsi

Sebuah sekolah mendapat tugas menulis teks deskripsi tentang "Keadaan Hutan Kota yang Mulai Rusak". Seorang siswa bernama Andi hanya menulis: "Hutan kota itu luas dan banyak pohon yang ditebang." Kalimat tersebut dinilai terlalu singkat dan belum memenuhi kriteria teks deskripsi yang baik.

Pertanyaan: Jika Anda berada di posisi Andi, bagaimana cara mengembangkan kalimat tersebut dengan menerapkan langkah merinci objek menggunakan panca indra serta memasukkan sudut pandang pelestarian lingkungan agar pembaca ikut merasakan keprihatinan terhadap kondisi hutan tersebut?

 

5.   Analisis dan Perbaikan Kesalahan (Penyuntingan)

Perhatikan paragraf deskripsi berikut yang ditulis oleh seorang siswa: "di kawasan wisata bukit hijau, udaranya sangat sejuk sekali. pengunjung dapat melihat pemandangan kota dari atas bukit. disana kita harus menjaga kebersihan agar alam tetap lestari."

Pertanyaan: Analisislah kesalahan penulisan dalam paragraf di atas berdasarkan kaidah menyunting isi teks deskripsi (khususnya huruf kapital dan kata depan), kemudian tuliskan kembali paragraf tersebut dengan perbaikan yang benar!



KESIMPULAN :

Kesimpulan Materi:

Secara keseluruhan materi ini membahas tentang penyusunan teks deskripsi yang baik memerlukan 6 langkah utama: menentukan objek, melakukan observasi, membuat kerangka, mengembangkannya, merinci objek menggunakan panca indra, serta menyunting ejaan (huruf kapital, tanda baca, dan kata depan). Dalam penulisannya, teks ini dapat dikembangkan menggunakan 4 pola: spasial (ruang/tempat), sudut pandang (posisi penulis), pengamatan langsung, atau fokus pada bagian tertentu dari objek agar pembaca dapat ikut merasakan, melihat, dan memahami objek yang digambarkan secara nyata.


Kesimpulan Hasil Pembelajaran:


Secara keseluruhan, rangkaian pembelajaran berbasis Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful) untuk materi menyusun teks deskripsi kompleks telah berjalan dengan efektif dan interaktif. Pembelajaran ini berhasil membangun jembatan antara pemahaman teoretis dan kesadaran kritis peserta didik terhadap objek nyata di lingkungan sekitar.


Berdasarkan refleksi dan pemantauan selama proses pembelajaran:


· Sebagian besar peserta didik telah menguasai materi dengan baik, mampu mengikuti langkah-langkah penyusunan teks deskripsi, serta dapat menerapkan pola pengembangan dengan tepat.


· Sebagian kecil peserta didik masih memerlukan bimbingan lanjutan, khususnya dalam hal ketelitian menyunting ejaan dan merinci objek menggunakan panca indra agar deskripsi terasa lebih hidup.

15 komentar:

  1. Rifat Fadhil Al Azzam (9a)
    Kesimpulannya, teks deskripsi dibuat dengan menentukan objek, observasi, membuat kerangka, mengembangkan, merinci dengan pancaindra, dan menyunting ejaan. Teks deskripsi juga dapat menggunakan beberapa pola agar objek terlihat jelas dan mudah dipahami pembaca.

    BalasHapus
  2. Carissa Ramadhani (9A)
    kesimpulan :
    Teks deskripsi disusun dengan menentukan objek, melakukan observasi, membuat dan mengembangkan kerangka, merinci objek, lalu menyuntingnya. Dalam penyusunannya perlu memperhatikan penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan kata depan. Teks deskripsi juga memiliki beberapa pola pengembangan, yaitu spasial, sudut pandang, pengamatan, dan fokus.

    BalasHapus
  3. m.rubby rielos pratama 9a
    kesimpulan:
    Penyusunan teks deskripsi kompleks dilakukan melalui enam langkah sistematis—menentukan objek, observasi, membuat kerangka, mengembangkan kerangka, merinci objek menggunakan pancaindra, serta menyunting ejaan—yang digabungkan dengan empat pola pengembangan (spasial, sudut pandang, pengamatan, dan fokus) agar gambaran tempat atau peristiwa tersampaikan secara detail, nyata, serta mudah dipahami oleh pembaca.

    BalasHapus
  4. Puncak Iffat Altamis 9A
    kesimpulannya,proses pembuatan teks deskripsi melibatkan penentuan subjek, observasi detail, pembuatan bagan karangan, perincian lewat pancaindra, serta perbaikan ejaan. Penerapan pola deskripsi yang variatif makin mempertegas gambaran objek bagi pembaca.

    BalasHapus
  5. Flavio aufaa m (9A)

    Kesimpulan:Teks deskripsi disusun dengan menentukan objek, melakukan observasi, membuat dan mengembangkan kerangka karangan, merinci objek, menyunting karangan. Ada beberapa pola pengembangan teks deskripsi

    BalasHapus
  6. Syabian Ananda istikmal 9A
    Kesimpulan nya :
    Teks deskripsi kompleks disusun melalui beberapa langkah, yaitu menentukan objek, melakukan observasi, membuat dan mengembangkan kerangka, merinci objek menggunakan pancaindra, serta menyunting tulisan. Teks deskripsi juga memiliki pola pengembangan seperti spasial, sudut pandang, pengamatan, dan fokus agar objek dapat digambarkan dengan jelas dan mudah dipahami pembaca.

    BalasHapus
  7. Syafa azalwa ramadina 9a
    kesimpulan, teks deskripsi di buat dengan menentukan objek, observasi membuat kerangka, merinci dan pancaindra.
    Teks deskripsi ada beberapa cara agar sipembaca dapat memahami cerita yg diceritakan

    BalasHapus
  8. Nama: Gustiawan kusumajaya kesimpulan:
    Penyusunan teks deskripsi kompleks dilakukan melalui enam langkah sistematis—menentukan objek, observasi, membuat kerangka, mengembangkan kerangka, merinci objek menggunakan pancaindra, serta menyunting ejaan—yang digabungkan dengan empat pola pengembangan (spasial, sudut pandang, pengamatan, dan fokus) agar gambaran tempat atau peristiwa tersampaikan secara detail, nyata, serta mudah dipahami oleh pembaca.

    BalasHapus
  9. khairunnisa salsabila 9A

    kesimpulan:
    teks deskripsi disusun melalui penentuan subjek, observasi detail, pembuatan bagan, perincian panca indra, penyuntingan ejaan, dan variasi pola pengembangan objek

    BalasHapus
  10. diah ayu kartika 9A

    Teks deskripsi disusun oleh struktur isi yang runtun dan rinci mencakup proses penulisan atau pembuatan teks yang sistematis untuk lebih mudah dipahami oleh pembaca

    BalasHapus
  11. Niken Keira Kasih 9A

    Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan objek secara jelas dan rinci agar pembaca seolah-olah dapat melihat atau merasakannya. Penyusunannya dilakukan melalui menentukan objek, observasi, membuat dan mengembangkan kerangka, merinci objek, serta menyunting teks. Pola pengembangannya meliputi spasial, sudut pandang, pengamatan, dan fokus.

    BalasHapus
  12. Geleghar Prima Ahmadi 9A

    Teks deksripsi disusun melalui penentuan objek, observasi, membuat dan mengembangkan kerangka, menjelaskan objek menggunakan panca indra, serta menyunting ejaan, dan juga variasi pola pengenbangan objek

    BalasHapus
  13. khalilah siti (9A)
    Kesimpulannya, membuat teks deskripsi harus dilakukan secara bertahap, mulai dari memilih objek, mengamatinya, membuat kerangka, mengembangkan isi, menjelaskan objek secara lebih rinci, sampai mengecek kembali ejaannya. Saat menulis, kita juga harus memperhatikan huruf kapital dan tanda baca. Selain itu, ada beberapa pola yang bisa digunakan supaya gambaran objek yang ditulis lebih jelas, menarik, dan mudah dimengerti oleh pembaca.

    BalasHapus
  14. Zivana Azolla (9A)
    Kesimpulan:
    Teks deskripsi tentang hutan bakau sebaiknya menggunakan pola pengamatan dengan menonjolkan kontras antara keindahan alam dan pencemaran sampah, serta memanfaatkan beberapa pancaindra agar pembaca dapat merasakan suasananya. Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

    BalasHapus
  15. Nama: M Gibran Al Saed
    Kelas:9a

    Kesimpulan:Teks deskripsi disusun secara sistematis dengan mengamati objek, membuat kerangka, merinci dengan pancaindra, lalu menyuntingnya agar jelas dan mudah dipahami.

    Pertayaan
    Apa tujuan penggunaan pancaindra dalam teks deskripsi?

    BalasHapus