Selasa, 18 Agustus 2026

STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS

NAMA GURU                        : NADYA RAMANDHANI, S.Pd.

MATA PELAJARAN              : BAHASA INDONESIA 

WAKTU PEMBELAJARAN : SELASA, 18 AGUSTUS 2026

FASE / KELAS                       : FASE D / IXA DAN IXD

MATERI                                 : STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS DESKRIPSI KOMPLEKS


CAPAIAN PEMBELAJARAN :

Peserta didik mampu menganalisis secara kritis dan merekonstruksi teks deskripsi kompleks untuk menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Menajamkan rasa syukur atas detail kenikmatan hidup dan kesempurnaan ciptaan-Nya.

QS. At-Tin: 4 (Penciptaan manusia yang sempurna) 

 

TUJUAN PEMBELAJARAN : 

Peserta didik dapat menganalisis stuktur dan penggunaan kata dalam teks deskripsi kompleks tentang keindahan alam sesuai dengan kaidah kebahasaan secara benar guna menajamkan kepekaan terhadap detail kenikmatan hidup. 

·     Mindfull (Berkesadaran) : Peserta didik secara sadar menganalisis ketepatan struktur teks deskripsi (identifikasi, deskripsi bagian, simpulan) dan memeriksa kesesuaian penggunaan kata sesuai dengan kaidah kebahasaan.

·     Meaningfull (Bermakna) : Peserta didik mengaitkan teks deskripsi keindahan alam dengan pengalaman pribadi mereka saat berekreasi atau menikmati ciptaan Tuhan, sehingga materi terasa dekat dengan diri mereka.

·     Joyfull (Menyenangkan) : Peserta didik mendesain poster digital, video pendek (reel wisata), atau majalah dinding interaktif yang memuat teks deskripsi keindahan alam hasil analisis mereka.


ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN : 

·  Tahap 1: Pemahaman Konsep

Peserta didik mengidentifikasi ciri umum dan objek keindahan alam dalam teks deskripsi kompleks.

·  Tahap 2: Analisis Struktur

Peserta didik menganalisis bagian struktur teks (Identifikasi, Deskripsi Bagian, Kesimpulan).

·  Tahap 3: Analisis Kebahasaan & Diksi

Peserta didik menganalisis penggunaan kata konkret, kalimat perincian, majas, dan citraan penginderaan.

·  Tahap 4: Refleksi & Apresiasi

Peserta didik menghubungkan analisis teks dengan penajaman kepekaan rasa, apresiasi detail keindahan alam, dan rasa syukur terhadap nikmat hidup.

 

MATERI PEMBELAJARAN : 

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.

 

Integrasi Nilai Keimanan (Asmaul Husna) & Materi

Al-Khaliq (Maha Pencipta) Dikaitkan dengan Objek & Struktur Teks:

·         Kaitan: Mengagumi keindahan alam sama dengan mengenali karya seni agung dari sang Pencipta (Al-Khaliq).

·         Penerapan: Dalam struktur teks deskripsi bagian Deskripsi Bagian, peserta didik merinci ciptaan Allah secara detail (bentuk, warna, suasana).

 

Al-Wakil / Al-Hafiz (Maha Memelihara) Dikaitkan dengan Kelestarian Alam:

·         Kaitan: Alam semesta dipelihara keseimbangannya oleh Allah.

·         Penerapan: Peserta didik dilatih menganalisis bagaimana penulis mendeskripsikan keteraturan ekosistem dan hubungan antar-makhluk hidup di alam.

 

Ar-Razzaq (Maha Memberi Rezeki) Dikaitkan dengan Kepekaan & Nikmat Hidup:

·         Kaitan: Keindahan alam, udara segar, dan kenikmatan visual adalah bentuk rezeki non-materi.

·         Penerapan: Menggunakan diksi/pilihan kata dan citraan penginderaan untuk menyadari betapa luasnya rezeki Allah berupa kenikmatan hidup yang sering terabaikan.


Baik kita akan memulai materi Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi Kompleks

Berikut adalah Power Point tentang materi Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi Kompleks


 


Materi yang disampaikan dalam Power Point di atas membahas tentang materi Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi Kompleks, berikut penjelasannya:

Struktur Teks Deskripsi

1. Identifikasi merupakan gambaran umum berisi nama objek atau peristiwa, lokasi, sejarah lahirnya, makna nama, atau pernyataan umum tentang objek yang dideskripsikan.

2. Deskripsi bagian berisi pemaparan secara perinci bagain-bagaian objek. Objek yang dipaparkan dideskripsikan lebih perinci disertai gambar-gambar yang lebih jelas.

3. Penutup berupakan kesan umum atau simpulan tentang objek yang dideskripsikan. Simpulan teks mewakili aspek yang dijabarkan dalam teks deskripsi. Simpulan dibuat dengan bahasa yang singkat, padat, dan jelas.

 

Kaidah Kebahasan Teks Deskripsi

1. Menggunakan kata sifat untuk mendeskripsikan objek.

2. Menggunakan kata benda terkait dengan objek yang dideskripsikan.

3. Menggunakan kata kerja aksi untuk mendeskripsikan prilaku atau kondisi objek.

4. Menggunakan kata kerja perasaan dan pendapat yang bertujuan mengungkapkan pendapat pribadi 

    terhadap suatu objek.

5. Menggunakan kata atau bahasa kiasan metafora atau perumpamaan.

6. Mengandung kata keterangan yang bertujuan memberikan informasi tambahan tentang suatu objek

     yang dideskripsikan.

7. Menggunakan kata kerja transitif.

8. Menggunakan frasa yang mengandung kata benda.


Agar kalian lebih memahami tentang materi Teks Deskripsi Kompleks, maka silahkan kalian simak video berikut :

https://www.youtube.com/watch?v=hawnX-5kxC0



Media Pembelajaran dan Alat Praga yang digunakan dalam materi pembelajaran Struktur dan Kaidah Kebahasaan yaitu video pendek (reel wisata), majalah dinding interaktif yang memuat teks deskripsi keindahan alam hasil analisis mereka, stabilo, spidol warna.


ASESMEN:

1.   Perhatikan kutipan teks deskripsi berikut!

"Pantai Senggigi menyambut kedatangan setiap wisatawan dengan bentangan garis pantai yang panjang dan pasir putih yang lembut. Ombak di sini tenang, berkejaran dengan buih putih yang menyapu kaki, menciptakan suasana damai bagi siapa saja yang singgah."

 

Bagian struktur teks deskripsi kompleks yang tepat untuk kutipan di atas adalah...

A.    Simpulan / Penutup

B.     Identifikasi (Pernyataan Umum)

C.     Deskripsi Bagian

D.    Penegasan Ulang

 

2.   Perhatikan kalimat rumpang berikut!

"Udara di kawasan pegunungan itu terasa begitu _______, berpadu dengan kabut tebal yang menyelimuti pepohonan hijau."

 

Pilihan kata sifat (adjektiva) yang paling tepat dan estetis untuk melengkapi kalimat rumpang di atas guna menajamkan kepekaan terhadap keindahan alam adalah...

 A.    Panas

 B.     Sejuk

 C.     Bising

 D.    Kering

 

3.   Perhatikan dua kalimat deskripsi berikut:

Kalimat 1: "Di pagi hari, udara di desa sangat dingin dan air sungainya jernih."

Kalimat 2: "Pagi hari di desa menyuguhkan udara dingin yang menusuk tulang, mengalirkan air sungai bening berkilau bagai kristal di bawah sinar matahari."

 

Berdasarkan kaidah kebahasaan teks deskripsi kompleks, manakah analisis yang paling tepat mengenai perbandingan kedua kalimat tersebut?

A.  Kalimat 1 lebih baik karena menggunakan struktur tata bahasa yang sangat baku dan singkat.

B.  Kalimat 2 lebih unggul karena pemilihan kata sifat dan majasnya mampu membangkitkan kepekaan panca indra dan imajinasi pembaca secara mendalam.

C.  Kalimat 1 dan 2 memiliki kualitas yang sama karena menyampaikan informasi objek yang persis sama.

D.  Kalimat 2 kurang tepat karena terlalu banyak menggunakan kata sifat yang berlebihan sehingga menyalahi kaidah kebahasaan.


4.    Perhatikan paragraf deskripsi berikut!

"Gunung Bromo adalah tempat wisata yang bagus. Di sana banyak orang datang untuk melihat matahari terbit. Jalannya berpasir dan udaranya dingin sekali. Pemandangannya indah dilihat dari atas kawah."

Paragraf di atas dinilai masih kurang mendalam dan belum memenuhi kaidah teks deskripsi kompleks yang kaya akan diksi (kata sifat).

Tugas Anda:

1.   Analisislah apa kekurangan dari teks tersebut jika dikaitkan dengan tujuan menajamkan kepekaan panca indra pembaca!

2.   Tulislah kembali (rekonstruksi) paragraf tersebut menjadi minimal 3 kalimat yang kaya akan penggunaan kata sifat (adjektiva) dan perincian objek agar pembaca dapat ikut merasakan keindahannya!

 

5.   Bacalah ilustrasi berikut dengan cermat!

Sebuah kawasan hutan mangrove di pesisir pantai mengalami kerusakan akibat alih fungsi lahan, namun sebagian kecil areanya masih menyisakan keanekaragaman hayati yang menakjubkan bagi pengunjung yang peka terhadap kelestarian alam.

Tugas Anda:

1.   Evaluasilah mengapa kemampuan menulis teks deskripsi kompleks tentang keindahan alam atau lingkungan dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar?

2.   Buatlah sebuah rancangan awal struktur teks deskripsi kompleks (cukup bagian Identifikasi dan Deskripsi Bagian) berdasarkan ilustrasi hutan mangrove tersebut dengan menerapkan pilihan kata sifat yang hidup untuk menggugah kesadaran pembaca!


KESIMPULAN :

Kesimpulan Materi:

Teks deskripsi adalah teks yang berfungsi untuk menggambarkan suatu objek atau peristiwa secara jelas dan terperinci. Secara garis besar, materi ini dibagi menjadi dua aspek utama, yaitu:

1.      Struktur Teks (Kerangka Penulisan):

·     Identifikasi: Bagian awal yang memuat gambaran umum objek (nama, lokasi, sejarah, atau pernyataan umum).

·     Deskripsi Bagian: Bagian inti yang memaparkan detail atau bagian-bagian spesifik dari objek secara mendalam.

·     Penutup/Simpulan: Bagian akhir yang berisi kesan umum atau rangkuman singkat, padat, dan jelas mengenai objek yang dibahas.


2.   Kaidah Kebahasaan (Unsur Bahasa):

Dalam penulisannya, teks deskripsi didukung oleh delapan kaidah kebahasaan utama guna menghidupkan suasana dan membangun kejelasan makna, yaitu penggunaan kata sifat, kata benda, kata kerja aksi, kata kerja perasaan/pendapat, bahasa kiasan/metafora, kata keterangan, kata kerja transitif, serta frasa berunsur kata benda.

 

Intisari: Agar sebuah teks deskripsi berhasil menyampaikan informasi sekaligus menggugah perasaan pembaca, penulis harus memadukan kerangka struktur yang runtut (Identifikasi - Deskripsi Bagian – Penutup/Kesimpulan) dengan pilihan kaidah kebahasaan yang kaya dan tepat.


Kesimpulan Hasil Pembelajaran:


Secara keseluruhan, rangkaian pembelajaran berbasis Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful) untuk materi analisis struktur dan kaidah kebahasaan teks deskripsi kompleks telah berjalan dengan efektif dan interaktif. Pembelajaran ini berhasil membangun jembatan antara pemahaman teoretis dan kesadaran kritis peserta didik terhadap objek nyata di lingkungan sekitar.


Berdasarkan refleksi dan pemantauan selama proses pembelajaran:

· Sebagian besar peserta didik aktif dalam presentasi, mampu menganalisis struktur (identifikasi, deskripsi bagian, simpulan) dengan tepat, serta kritis dalam mengupas kaidah kebahasaan (kata sifat, metafora, dll) untuk menghidupkan suasana teks.


· Sebagian kecil peserta didik masih kesulitan membedakan jenis kata kerja aksi dengan transitif serta bingung memetakan bagian teks yang panjang, sehingga membutuhkan bimbingan personal.

21 komentar:

  1. m.rubby rielos pratama 9a
    kesimpulan: Teks deskripsi adalah teks yang berfungsi untuk menggambarkan suatu objek atau peristiwa secara jelas dan terperinci. Secara garis besar, materi ini dibagi menjadi dua aspek utama, yaitu:
    1. Struktur Teks (Kerangka Penulisan):
    · Identifikasi: Bagian awal yang memuat gambaran umum objek (nama, lokasi, sejarah, atau pernyataan umum).
    · Deskripsi Bagian: Bagian inti yang memaparkan detail atau bagian-bagian spesifik dari objek secara mendalam.
    · Penutup/Simpulan: Bagian akhir yang berisi kesan umum atau rangkuman singkat, padat, dan jelas mengenai objek yang dibahas.

    2. Kaidah Kebahasaan (Unsur Bahasa):
    Dalam penulisannya, teks deskripsi didukung oleh delapan kaidah kebahasaan utama guna menghidupkan suasana dan membangun kejelasan makna, yaitu penggunaan kata sifat, kata benda, kata kerja aksi, kata kerja perasaan/pendapat, bahasa kiasan/metafora, kata keterangan, kata kerja transitif, serta frasa berunsur kata benda.

    BalasHapus
  2. Puncak Iffat Altamis 9A
    kesimpulan
    teks deskripsi menggambarkan objek secara mendalam melalui 2 pilar utama:
    ​Sistematika Teks: Awalan (Gambaran Umum), Isi (Detail Objek), dan Akhiran (Kesan/Kesimpulan).
    ​Unsur Kebahasaan: Memakai kombinasi kata sifat, kata benda, kata kerja, hingga kata kiasan untuk memperjelas gambaran objek.

    BalasHapus
  3. arifin ilham 9d

    Kesimpulan:
    Materi Teks Deskripsi Kompleks membahas struktur dan kaidah kebahasaannya. Struktur teks deskripsi terdiri atas identifikasi, deskripsi bagian, dan penutup. Sementara itu, kaidah kebahasaannya menggunakan kata sifat, kata benda, kata kerja aksi, kata kerja perasaan dan pendapat, bahasa kiasan, kata keterangan, kata kerja transitif, serta frasa yang mengandung kata benda. Dengan memahami struktur dan kaidah tersebut, kita dapat membuat teks deskripsi yang jelas, terperinci, dan mudah dipahami.

    BalasHapus
  4. Carissa Ramadhani (9A)
    kesimpulan :
    teks deskripsi memiliki struktur yang terdiri dari identifikasi, deskripsi bagian, dan penutup. Dalam penulisannya, teks deskripsi menggunakan berbagai kaidah kebahasaan seperti kata sifat, kata benda, kata kerja, kata perasaan dan pendapat, bahasa kiasan, serta kata keterangan untuk menggambarkan objek secara jelas dan rinci.
    pertanyaan :
    bagaimana penggunaan kaidah kebahasaan dapat membuat objek dalam teks deskripsi seolah-olah dapat dirasakan oleh pembaca?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penggunaan kaidah kebahasaan yang membuat objek seolah-olah dapat dirasakan:

      1. Penggunaan Kata Sifat (Adjektiva) yang Kongkret
      Kata sifat digunakan untuk memperjelas keadaan atau sifat suatu objek. Agar pembaca bisa "merasakan", hindari kata sifat yang terlalu umum (seperti bagus, indah, jelek) dan gunakan kata sifat yang spesifik dan menggambarkan rincian fisik.

      2. Penggunaan Kata Kerja Transitif dan Aktif (Verba)
      Penggunaan kata kerja aktif atau tindakan membuat objek seolah-olah hidup dan sedang bergerak di hadapan pembaca.

      3. Penggunaan Majas (Gaya Bahasa) untuk Citraan
      Majas membantu memperkuat daya imajinasi pembaca melalui perbandingan atau pengonkretan suasana:

      Majas Personifikasi: Membuat benda mati seolah-olah bernyawa atau bergerak.

      Majas Metafora atau Simile: Membandingkan objek dengan sesuatu yang sudah dikenal pembaca.

      4. Penggunaan Kata Keterangan (Adverbia) dan Rincian Tempat/Waktu
      Kata keterangan membantu memperjelas suasana, tempat, atau cara terjadinya sesuatu secara spesifik sehingga pembaca dapat merasakan atmosfernya.

      5. Penggunaan Panca Indera (Citraan/Imagery)
      Meskipun berkaitan dengan isi, aspek kebahasaan mendukung penuh pembentukan citraan ini:

      Citraan Penglihatan: Menonjolkan warna, bentuk, dan ukuran (misal: merah menyala, lekuk tubuh yang ramping).

      Citraan Pendengaran: Menghadirkan tiruan bunyi atau kata onomatopeia (misal: suara gemerisik daun, deru ombak).

      Citraan Perasaan/Perabaan: Menggambarkan tekstur atau suhu (misal: kulitnya terasa kasar, airnya begitu hangat).

      Kesimpulan:
      Penggunaan kaidah kebahasaan yang tepat mengubah kalimat deskripsi dari yang bersifat abstrak menjadi konkret dan sensorik. Pembaca tidak hanya tahu bagaimana bentuk suatu objek, tetapi mereka seolah-olah dapat melihat, mendengar, menyentuh, atau menciumnya secara langsung.

      Hapus
  5. Dzaky Hafiz Ramadhan (9D)

    Kesimpulan:
    teks deskripsi menggambarkan objek secara mendalam melalui 2 pilar utama:
    ​Sistematika Teks: Awalan (Gambaran Umum), Isi (Detail Objek), dan Akhiran (Kesan/Kesimpulan).
    ​Unsur Kebahasaan: Memakai kombinasi kata sifat, kata benda, kata kerja, hingga kata kiasan untuk memperjelas gambaran objek.

    BalasHapus
  6. Andra Kila paskal aliuni 9d

    Kesimpulan
    teks deskripsi menggambarkan objek secara mendalam melalui 2 pilar utama:
    Sistematika Teks: Awalan (Gambaran Umum), Isi (Detail Objek), dan Akhiran (Kesan/Kesimpulan).
    Unsur Kebahasaan: Memakai kombinasi kata sifat, kata benda, kata kerja, hingga kata kiasan untuk memperjelas gambaran objek.

    BalasHapus
  7. M. Naufal Abiyyu Z. (9A)

    Pertanyaan:
    Bagaimana cara menentukan bahwa suatu kalimat dalam teks deskripsi benar-benar memberikan gambaran kepada pembaca, bukan hanya menyampaikan informasi tentang objek?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cara menentukannya adalah:
      1. Ciri Kalimat yang "Memberikan Gambaran" (Deskriptif-Konkret)
      Kalimat jenis ini membuat pembaca seolah-olah bisa melihat, mendengar, mer merasakan, atau mencium sendiri objek yang sedang dibicarakan.

      Melibatkan Panca Indra (Citraan/Imaji): Menggunakan kata-kata yang memicu indra penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, atau perabaan.

      Penggunaan Detail yang Spesifik: Menghindari kata umum dan menggantinya dengan rincian yang hidup.

      Menghidupkan Suasana (Show, Don't Tell): Menunjukkan sifat objek melalui tindakan atau keadaan fisik, bukan sekadar menyatakan fakta.

      2. Ciri Kalimat yang "Hanya Menyampaikan Informasi" (Ekspositoris/Faktual)
      Kalimat ini berfungsi memberi tahu data, fungsi, atau karakteristik umum secara kaku tanpa membangun visualisasi di kepala pembaca.

      Bersifat Objektif dan Data-Sentris: Biasanya berisi ukuran, angka, klasifikasi, atau fungsi yang bisa ditemukan di ensiklopedia.

      Menggunakan Kata Sifat Umum: Mengandalkan kata sifat standar seperti besar, kecil, indah, luas, mahal, tanpa menjelaskan bagaimana bentuk keindahan atau kebesarannya.

      3. Tabel Perbandingan Cepat
      Aspek Menyampaikan Informasi (Data) Memberikan Gambaran (Deskripsi)
      Fokus Utama Memberi tahu fakta/pengetahuan. Membangun citra visual/sensorik di benak pembaca.
      Pilihan Kata Baku, umum, lugas, dan terukur. Konkret, puitis/imajinatif, dan melibatkan panca indra.

      Tips Analisis: Jika Anda menutup mata setelah membaca kalimat tersebut dan bisa membayangkan bentuk, warna, suara, atau suasananya secara jelas, maka kalimat itu berhasil memberikan gambaran.

      Hapus
  8. Revita Gunawan Putri [9A]
    Teks deskripsi merupakan text yamg berfungsi untuk menggambarkan objek atau peristiwa secara jelas, rinci, serta mampu menggugah panca indra dan rasa syukur pembaca. Pemahamannya mencakup dua aspek utama:

    ​1. Struktur Teks

    ​Identifikasi: Menjelaskan gambaran umum seperti nama objek, lokasi, sejarah, atau pernyataan awal.

    ​Deskripsi Bagian: Memaparkan perincian bagian-bagian objek secara rinci dan spesifik.

    ​Penutup/Simpulan: Mengungkapkan kesan umum atau rangkuman akhir yang singkat dan jelas.

    ​2. Kaidah Kebahasaan

    Penulisannya didukung 8 kaidah utama, yaitu penggunaan kata sifat, kata benda, kata kerja aksi, kata kerja perasaan/pendapat, bahasa kiasan/metafora, kata keterangan, kata kerja transitif, serta frasa berunsur kata benda.



    BalasHapus
  9. Syafa Azalwa ramadina 9a

    Teks deskripsi teks yg digunakan itu menggambarkan suatu objek secara rinci dan jelas agar pembaca lebih mudah untuk memahami dari isi teks deskripsi tersebut, teks deskripsi memiliki 3 bagian yaitu struktur, insentiikasi, deskripsi bagian dan penutup

    BalasHapus
  10. Flavio aufaa m. 9A
    Teks deskripsi adalah teks yang berfungsi untuk menggambarkan suatu objek atau peristiwa secara jelas dan terperinci. Secara garis besar, materi ini dibagi menjadi dua aspek utama, yaitu:

    1. Struktur Teks (Kerangka Penulisan):

    · Identifikasi: Bagian awal yang memuat gambaran umum objek (nama, lokasi, sejarah, atau pernyataan umum).

    · Deskripsi Bagian: Bagian inti yang memaparkan detail atau bagian-bagian spesifik dari objek secara mendalam.

    · Penutup/Simpulan: Bagian akhir yang berisi kesan umum atau rangkuman singkat, padat, dan jelas mengenai objek yang dibahas.



    2. Kaidah Kebahasaan (Unsur Bahasa):

    Dalam penulisannya, teks deskripsi didukung oleh delapan kaidah kebahasaan utama guna menghidupkan suasana dan membangun kejelasan makna, yaitu penggunaan kata sifat, kata benda, kata kerja aksi, kata kerja perasaan/pendapat, bahasa kiasan/metafora, kata keterangan, kata kerja transitif, serta frasa berunsur kata benda.Teks deskripsi adalah teks yang berfungsi untuk menggambarkan suatu objek atau peristiwa secara jelas dan terperinci. Secara garis besar, materi ini dibagi menjadi dua aspek utama, yaitu:

    1. Struktur Teks (Kerangka Penulisan):

    · Identifikasi: Bagian awal yang memuat gambaran umum objek (nama, lokasi, sejarah, atau pernyataan umum).

    · Deskripsi Bagian: Bagian inti yang memaparkan detail atau bagian-bagian spesifik dari objek secara mendalam.

    · Penutup/Simpulan: Bagian akhir yang berisi kesan umum atau rangkuman singkat, padat, dan jelas mengenai objek yang dibahas.



    2. Kaidah Kebahasaan (Unsur Bahasa):

    Dalam penulisannya, teks deskripsi didukung oleh delapan kaidah kebahasaan utama guna menghidupkan suasana dan membangun kejelasan makna, yaitu penggunaan kata sifat, kata benda, kata kerja aksi, kata kerja perasaan/pendapat, bahasa kiasan/metafora, kata keterangan, kata kerja transitif, serta frasa berunsur kata benda.

    BalasHapus
  11. luthfiah zahira 9a
    Kesimpulan teks deskripsi adalah jenis teks yang berfungsi untuk melukiskan atau menggambarkan suatu objek, tempat, atau suasana secara detail melalui penggunaan panca indera agar pembaca dapat merasakan atau membayangkannya secara langsung, dengan struktur umum yang terdiri dari pengenalan objek, perincian bagian-bagiannya, serta kesan penutup dari penulis.

    BalasHapus
  12. Geleghar Prima Ahmadi (9A)

    Kesimpulan Saya:
    Teks deskripsi adalah teks yang berfungsi untuk menggambarkan suatu objek, tempat, atau suasana secara jelas dan rinci sehingga pembaca seolah-olah bisa melihat, mendengar, atau merasakan langsung apa yang digambarkan oleh penulis.

    Teks deskripsi juga mempunyai struktur teks (kerangka penulisan) yang berurutan, yaitu:
    1. Judul
    2. Identifikasi
    3. Deskrispi Bagian
    4. Penutup (Simpulan)

    Dan juga teks deskripsi mempunyai delapak kaidah kebahasaan, yaitu penggunaan kata sifat, kata benda, kata kerja aksi, kata kerja perasaan/pendapat, bahasa kiasan/metafora, kata keterangan, kata kerja transitif, serta frasa berunsur kata benda.\

    BalasHapus
  13. Rifat Fadhil Al Azzam (9A)
    Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu objek dengan jelas dan rinci. Struktur utamanya terdiri dari identifikasi, deskripsi bagian, dan penutup, serta menggunakan kata-kata yang dapat membuat gambaran objek lebih hidup dan mudah dipahami.

    BalasHapus
  14. M Afkhar Rafif Gusni (9a)
    kesimpulannya:
    Teks deskripsi adalah teks yang di gunakan untuk menggambarkan suatu objek secara jelas dan terperinci agar pembaca bisa merasakan / melibatkankan panca indra. Struktur teks deskripsi terdiri dari identifikasi, deskripsi bagian, dan kesimpulan/penutup.unsur kebahasaannya menggunakan kata sifat, kata kerja dan kata hiasan untuk memperjelas objek.

    BalasHapus
  15. Nizam Putra Ramadhan 9.D

    1. Menulis teks deskripsi tentang alam dapat membuat pembaca lebih peka terhadap kondisi lingkungan. Dengan menggambarkan keindahan dan kerusakan alam, pembaca menjadi lebih sadar dan terdorong untuk menjaga lingkungan.
    2.
    Identifikasi: Hutan mangrove adalah kawasan hijau di pesisir yang menjadi tempat hidup berbagai hewan dan melindungi pantai.
    Deskripsi Bagian: Mangrove terlihat rimbun, hijau, dan sejuk, tetapi sebagian mengalami kerusakan akibat alih fungsi lahan. Karena itu, mangrove perlu dijaga dan dilestarikan.

    BalasHapus
  16. Clara Salsabilla Efendi 9.D
    Struktur:
    1. Identifikasi: Kenalan sama objek: nama, lokasi, gambaran umum
    2. Deskripsi Bagian: Jelasin ciri-ciri detail objeknya
    3. Penutup: Kesan atau simpulan singkat tentang objek.
    Pakai kata sifat, kata benda, kata kerja, kata perasaan, bahasa kiasan, dan kata keterangan. Tujuannya biar pembaca bisa ngebayangin objeknya.

    BalasHapus
  17. eto anesta (9A)Kesimpulan:
    Teks deskripsi merupakan teks yang digunakan untuk memberikan gambaran tentang suatu objek secara detail dan mudah dipahami. Agar deskripsi tersampaikan dengan baik, teks disusun secara runtut dan menggunakan kaidah kebahasaan yang sesuai. Dengan begitu, pembaca dapat memahami serta membayangkan objek yang dijelaskan dengan lebih jelas.

    BalasHapus
  18. Teks deskripsi kompleks menggambarkan objek secara detail dan mendalam untuk menggugah panca indra pembaca. Teks ini disusun runtut melalui tiga struktur utama: Identifikasi (gambaran umum), Deskripsi Bagian (perincian detail), dan Penutup (kesan/simpulan). Penggambarannya dihidupkan lewat kaidah kebahasaan seperti kata sifat, kata benda, kata kerja aksi, kata keterangan, serta majas. Perpaduan struktur yang sistematis dan pilihan diksi yang kaya mampu menyampaikan informasi sekaligus menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

    ibnu
    9c

    BalasHapus
  19. Zivana Azolla(9A)
    1. Evaluasi
    Kemampuan menulis teks deskripsi kompleks tentang keindahan alam dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan karena teks deskripsi menggambarkan keadaan alam secara jelas, hidup, dan menarik. Penggunaan kata sifat yang tepat dapat membuat pembaca seolah-olah melihat dan merasakan keindahan alam tersebut. Dengan demikian, pembaca dapat menyadari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta memahami dampak kerusakan akibat alih fungsi lahan.
    2. Rancangan Struktur Teks Deskripsi Kompleks
    A. Identifikasi
    Hutan mangrove merupakan kawasan alami di pesisir pantai yang memiliki peran penting bagi lingkungan. Hutan ini menjadi tempat hidup berbagai jenis tumbuhan dan hewan serta memiliki pemandangan yang indah dan menenangkan.
    B. Deskripsi Bagian
    Pepohonan mangrove tumbuh rimbun dengan akar-akar yang unik dan kokoh. Di antara pepohonan tersebut terdapat berbagai burung dan hewan kecil yang membuat kawasan terasa hidup. Namun, sebagian wilayah mangrove telah mengalami kerusakan akibat alih fungsi lahan. Meskipun demikian, bagian yang masih terjaga tetap memiliki keanekaragaman hayati yang menakjubkan. Keindahan tersebut seharusnya menyadarkan pengunjung untuk ikut menjaga dan melestarikan hutan mangrove.
    Kesimpulan :
    Hutan mangrove memiliki keindahan dan keanekaragaman hayati yang luar biasa, tetapi keberadaannya terancam oleh kerusakan lingkungan. Melalui teks deskripsi yang menarik dan hidup, masyarakat dapat lebih menyadari pentingnya menjaga serta melestarikan lingkungan.

    BalasHapus